Teror Virus Corona
Bertambah 2, PDP Virus Corona di Kabupaten Bogor yang Meninggal Dunia Jadi 9 Orang
Bertambah 2, PDP Virus Corona di Kabupaten Bogor yang Meninggal Dunia Jadi 9 Orang
"Dua-duanya asal Cibinong, pertama laki-laki usia 67 dan perempuan 9 tahun."
TRIBUNBANYUMAS.COM, KABUPATEN BOGOR - Hingga Senin (6/4/2020), terdapat 9 pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona di Kabupaten Bogor yang meninggal dunia.
Hal ini setelah terdapat dua tambahan PDP virus corona yang meninggal dunia.
Yakni, laki-laki usia lanjut berusia 67 tahun dan remaja perempuan berusia 9 tahun.
"Kasus PDP meninggal dunia bertambah 2 kasus," ucap Bupati Bogor Ade Yasin melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (6/4/2020).
• Tiap Warga Dewasa Dapat BLT Rp6,6 Juta, Singapura Keluarkan Stimulus Ketiga Senilai Rp57 Triliun
• Keluarga Ngamuk Pasien Tersengat Lebah Meninggal Dunia di Ruang Isolasi Corona, Begini Kata RS
• Masker Kain Baiknya Digunakan Maksimal 4 Jam, Lalu Dicuci dan Dikeringkan
• Masyarakat Kurang Disiplin Terapkan Social Distancing, Jabar Berlakukan Jam Malam
Ade mengatakan, 2 pasien PDP tersebut merupakan warga asal Kecamatan Cibinong.
"Dua-duanya asal Cibinong, pertama laki-laki usia 67 dan perempuan 9 tahun," ujar Ade.
Ade mengatakan, jumlah ini mengonfirmasi angka kematian terbanyak bagi pasien PDP, setelah sebelumnya ada 7 kasus PDP yang meninggal dunia.
"Total PDP meninggal dunia ada 9 orang," kata Ade.
Saat ini, orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Bogor total berjumlah 772 orang.
• Rumah Sakit Darurat Virus Corona Pulau Galang Resmi Beroperasi, Prioritaskan TKI, Tetap Layani Umum
Sebanyak 491 orang di antaranya sudah dinyatakan selesai pemantauan atau aman dari virus corona.
Selain itu, jumlah pasien positif corona bertambah menjadi 21 kasus.
Terdapat 3 pasien positif corona yang meninggal dunia. Namun, ada 3 yang sudah sembuh.
Saat ini terdapat 8 kecamatan yang menjadi zona merah Covid-19 di Kabupaten Bogor, yakni Kecamatan Bojonggede, Cibinong, Gunung Putri, Parung Panjang, Cileungsi, Jonggol, Ciampea dan Ciomas. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 2 PDP Meninggal di Kabupaten Bogor, Salah Satunya Remaja 9 Tahun
• Keluarga Miskin di Jabodetabek Dapat Sembako Rp 600 Ribu Per Bulan, Bagaiman Daerah Lain
• Diriver Ojek Online yang Ditipu Penumpang Purwokerto - Solo Kini Tuai Banyak Santunan dari Pejabat
• Terlalu Banyak Aturan yang Sifatnya Imbauan, Presiden Diminta Buat Kebijakan Tegas Terkait Corona
• Dampak Virus Corona, Konsumsi BBM di Jateng Berkurang 2 Ribu Kilo Liter per Hari