Berita Solo
Resmikan SMA 17 Surakarta, Gubernur Jateng Janji Gratiskan Tempat Wisata bagi Siswa Sekolah Rakyat
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan memberikan fasilitas tamasya gratis bagi siswa Sekolah Rakyat SMA 17 Surakarta.
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan memberikan fasilitas tamasya gratis bagi siswa Sekolah Rakyat SMA 17 Surakarta.
Luhtfi bakal menggratiskan tiket masuk tempat-tempat wisata yang dikunjungi para pelajar SMA 17 Surakarta.
Hal itu dikatakan Luthfi saat meresmikan SMA 17 Surakarta sebagai sekolah rakyat pertama di Solo, Senin (14/7/2025).
Hari ini juga menjadi hari pertama pembelajaran di sekolah rakyat SMA 17 Surakarta, tahun ajaran baru 2025/2026.
SMA 17 Surakarta berada di Sentra Terpadu Prof Soeharso di Jalan Tentara Pelajar, Jebres, Solo.
Pelajar yang diterima di tahun ajaran baru 2025/2026 ini merupakan angkatan pertama dari sekolah yang diiniasi Presiden Prabowo Subianto.
Tak hanya tamasya gratis, Luthfi mengatakan, para siswa di Sekolah Rakyat juga mendapatkan fasilitas gratis bahkan beasiswa.
"Fasilitas yang disediakan, asrama lengkap dengan kamar tidur, kamar mandi, dan makan tiga kali sehari. Semua gratis, bahkan akan banyak mendapat beasiswa."
"Lulus dari sini tidak perlu khawatir, banyak beasiswa, peluang kerja lebih terbuka," ujar Ajmad Luthfi yang disambut tepuk tangan siswa dan orangtua siswa.
Baca juga: Gugatan Soal Ijazah Jokowi Kandas di PN Solo, Tim TIPU UGM Siap Banding
Luthfi berjanji, fasilitas gratis berkunjung ke tempat-tempat wisata di Solo tak hanya berlaku bagi siswa tetapi juga orangtua siswa.
"Kalian boleh ke luar asrama saat liburan, jadi kami akan gratiskan biaya masuk tempat wisata di Kota Solo untuk semua siswa di sini, orangtua juga gratis, sebagai obat kangen kalian untuk kumpul keluarga," ujar Ahmad Luthfi.
Tampung 200 Siswa Miskin
Sementara itu, Kepala Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso, Nova Dwiyanto Suli mengatakan, Sekolah Rakyat SMA 17 Solo mendapat 200 siswa yang tediri dari 113 siswa dan 83 siswi.
Sekolah yang mengusung konsep boarding school ini akan memberikan fasilitas lengkap bagi siswa, seperti laptop dan makan gratis, untuk mendukung kelancaran proses belajar.
Sekolah ini akan membagi 200 siswa ke dalam 8 rombongan belajar, masing-masing kelas berisi 25 siswa.
Tenaga pengajarnya terdiri dari 17 guru dan 1 kepala sekolah.
Pelaku UMKM di Solo Disomasi Hingga Rp250 Juta, Gelar Nobar Pertandingan Sepak Bola di Tempat Usaha |
![]() |
---|
Gibran Tegas Soal Usulan Gerbong Khusus Merokok Tak Sesuai Program Prabowo |
![]() |
---|
Aufaa Tak Gugat Jokowi dalam Gugatan Baru soal Mobil Esemka |
![]() |
---|
Arif Sahudi Kuasa Hukum Penggugat Esemka Yakin Jokowi Tak Penuhi Janji Produksi Mobil 6.000 Unit |
![]() |
---|
Penjual Kue Menangi Gugatan yang Dilayangkan Tempat Kerjanya Dulu di Kawasan Solo Baru |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.