Berita Banyumas

Kecewa Berat! Meteran PDAM Hilang Dicuri, Pelanggan di Banyumas Ditagih Biaya Pasang Baru Rp420 Ribu

Seorang pelanggan PDAM Banyumas marah karena meteran airnya hilang dicuri, namun ia malah diminta membayar Rp420.000 untuk pemasangan baru.

Penulis: daniel a | Editor: Daniel Ari Purnomo
DOKUMENTASI WARGA
METERAN AIR DICURI: Foto bukti meteran air dicuri. Seorang pelanggan PDAM Banyumas marah karena meteran airnya hilang dicuri, namun ia malah diminta membayar Rp420.000 untuk pemasangan baru. Ia merasa ini penindasan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Rasa kecewa dan amarah diluapkan seorang pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Satria Banyumas.

Setelah meteran air di rumahnya hilang dicuri, ia justru diminta untuk membayar biaya pemasangan baru sebesar Rp420.000.

Ia merasa sebagai korban kejahatan, seharusnya ia mendapat bantuan, bukan malah dibebani biaya.

Baca juga: Air Mati 2 Hari, Warga Tanjung Banyumas Protes PDAM: "Kami Pelanggan, Bos! Beri Pengumuman Dong"

Aduan yang sangat keras ini disampaikan melalui kanal layanan publik pada Senin (16/6/2025) dan telah mendapat tanggapan resmi dari pihak PDAM.

Korban Pencurian Merasa 'Dipalak'

Dalam laporannya yang penuh emosi, pelanggan tersebut menceritakan kronologi kejadiannya.

Ia yang melaporkan kehilangan meteran air karena dicuri, justru mendapat jawaban yang membuatnya terkejut dari petugas di lapangan.

"Malah langsung mengambil kesimpulan disuruh pasang baru dan bayar Rp420.000! Ini bagaimana logika dan pertimbangan PDAM Banyumas?!" tulisnya.

Ia merasa diperlakukan tidak adil, karena posisinya adalah sebagai korban kriminalitas, bukan sebagai pemohon sambungan baru.

"Saya ini KORBAN PENCURIAN, bukan mau jadi pelanggan baru! Harusnya PDAM memberikan solusi dan bantuan... bukan malah mempersulit," lanjutnya.

Kekecewaan pelanggan tersebut ditambah dengan adanya kejanggalan pada aksi pencurian itu sendiri.

Ia mengutip keterangan dari salah satu pegawai yang menyebutkan bahwa tindakan pencuriannya sangat rapi dan tidak ada rembesan air, tidak seperti pencurian oleh orang awam pada umumnya.

"Lalu siapa pelakunya kalau keterangannya seperti itu?!" tanyanya, menyiratkan adanya kecurigaan.

Isi aduan lengkap: 

METERAN PDAM HILANG DICURI, KOK MALAH DISURUH PASANG BARU DAN BAYAR RP420.000?! INI SOLUSI ATAU PENINDASAN PELANGGAN LAMA?! KECEWA BERAT dengan pelayanan PDAM Banyumas! Meteran air di tempat saya HILANG dicuri maling. Sudah lapor ke PDAM dengan harapan dapat solusi dan pelayanan yang baik sebagai pelanggan setia, malah langsung mengambil kesimpulan disuruh pasang baru dan bayar Rp420.000! Ini bagaimana logika dan pertimbangan PDAM Banyumas?! Saya ini KORBAN PENCURIAN, bukan mau jadi pelanggan baru! Harusnya PDAM memberikan solusi dan bantuan kepada pelanggan yang sedang kesulitan, bukan malah mempersulit dan membebani dengan biaya yang tidak masuk akal! Keterangan dari salah satu pegawai bahwa "tindakan pencuriannya rapi tidak ada rembesan air seharusnya kalau orang umum yang mencuri meteran pasti airnya akan mengalir tapi ini engga". Lalu siapa pelakunya kalau keterangannya seperti itu?! Dimana tanggung jawab PDAM terhadap keamanan infrastruktur dan pelayanan pelanggannya?! Apakah begini cara PDAM memperlakukan pelanggan lama yang setia?! @PDAMBanyumas, tolong berikan penjelasan dan solusi yang masuk akal! Jangan anggap enteng masalah ini! Pelanggan butuh pelayanan, bukan malah disuruh bayar untuk kerugian yang bukan salah kami! Tolong viralkan agar pihak PDAM Banyumas segera tanggap dan memberikan solusi terbaik karena bukan satu kali dua kali hal ini terjadi dan agar tidak ada kejadian lanjutnya!

Jawaban PDAM

Menanggapi aduan tersebut, pihak Perumdam Tirta Satria memberikan jawaban yang bersifat formal dan merujuk pada peraturan internal perusahaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved