Lipsus Pasar Wage
Jeritan Pedagang Pakaian di Pasar Wage Purwokerto yang Tersisih Karena Tren Belanja Online
Pedagang pakaian di Pasar Wage Purwokerto keluhkan sepinya pembeli akibat gempuran belanja online, sehari cuma dapat Rp20 ribu.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
"Sebelumnya jualan baju di online saya jualan seserahan buat manten, habis itu saya merasa kurang berkembang dan sering scrol tiktok dan mulai belajar sendiri bagaimana jualan di online," katanya.
Dia mulai belajar mulai dari bikin akun dan ngonten di tiktok.
"Saya bikin dua akun, yaitu akun seller dan akun pemasaran sebagai afiliator," katanya.
Ia menceritakan keuntungan jualan online adalah marketnya seluruh Indonesia dengan jangkauan yang lebih luas.
"Atur jam sendiri gak kaya buka toko. Yang penting live. Lebih praktis, dan bisa ngatur sendiri.
Minimal sehari live, pasti ada yang checkout. Apalagi kalau diatas tanggal 25 pasti rame. Bisa sehari pernah Rp200 ribu dapatnya," ungkapnya.
Ia biasanya menjual aneka kaos kemeja, kerudung dan alat rumah tangga.
Bahkan karena ketekunannya setidaknya ia kini bisa kredit motor.
"Bisa dimaksimakan di platform marketplace lain atau gabung sekali live 2 platform.
Kalau hanya memgandalkan orang datang ke kita atau ke toko saya kira susah.
Apalagi kalau ibu rumah tangga sangat peduli dengan promo beda Rp1000 sampai Rp2000 itu mempengaruh dibanding harga normal," jelasnya.
Menurutnya jualan live itu gampang asal mau usaha dan belajar.
(jti)
Butuh Anak Muda Jadi Digital Agency Bantu Pedagang Pakaian di Banyumas Bersaing di Era Digital |
![]() |
---|
Dikonsep Modern, Revitalisasi Pasar Manis Purwokerto Justru Bikin Pedagang Pakaian Tersisih dan Lesu |
![]() |
---|
Rina Akui Jualan Online Lebih Menjanjikan Ketimbang Cara Konvensional |
![]() |
---|
Pemkab Banyumas Sediakan 'Joki' Medsos untuk Pedagang Pasar Wage Purwokerto, Saingi Live TikTok? |
![]() |
---|
Beda Nasib Pedagang di Pasar Wage Purwokerto: Satu Cuan Live TikTok, Lainnya Pasrah Tunggu Pembeli |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.