Lipsus Pasar Wage
Jeritan Pedagang Pakaian di Pasar Wage Purwokerto yang Tersisih Karena Tren Belanja Online
Pedagang pakaian di Pasar Wage Purwokerto keluhkan sepinya pembeli akibat gempuran belanja online, sehari cuma dapat Rp20 ribu.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
"Di sana lumayan ada pembeli, daripada nunggu di pasar yang makin sepi," ujar Yance.
Meski tergerus zaman, masih ada pembeli setia seperti Bu Harni (40) yang sesekali datang membeli pakaian langsung di pasar.
"Kalau lihat langsung kan bisa lihat ukuran, bisa pegang bahannya.
Tapi memang ya tetap di online lebih murah," ujarnya sambil memilih baju.
Menanggapi keluhan pedagang, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Banyumas, Gatot Eko Purwadi, mengatakan berencana mengadakan pelatihan digitalisasi kepada para pedagang dan paguyuban pasar.
"Tahun ini anggaran masih kami usulkan karena Pak Bupati juga baru menjabat.
Tapi ke depan, akan ada pelatihan agar pedagang tidak lagi sepenuhnya konvensional," katanya.
Gatot menyebut, salah satu solusi adalah dengan menyediakan admin media sosial untuk masing-masing pasar.
"Kita edukasi dan rangkul anak-anak muda kreatif.
Nanti ada pendampingan, jadi setiap pasar punya minimal satu admin untuk bantu pedagang yang gaptek," tambahnya.
Langkah ini diharapkan dapat membantu pedagang beradaptasi dengan pola belanja baru yang serba digital.
Namun, seberapa efektif rencana ini di tengah minimnya kesiapan pedagang sepuh, masih jadi tantangan tersendiri.
Cerita lain datang dari seorang seller sekaligus affiliator di tiktok, yaitu Rina Oktarina (52) menceritakan berjualan di online memang sangat menjanjikan baginya.
Berkaca dari kisah sukses jualan online.
Sebelum berpindah jualan online, dia adalah seorang penjual konvensional.
Butuh Anak Muda Jadi Digital Agency Bantu Pedagang Pakaian di Banyumas Bersaing di Era Digital |
![]() |
---|
Dikonsep Modern, Revitalisasi Pasar Manis Purwokerto Justru Bikin Pedagang Pakaian Tersisih dan Lesu |
![]() |
---|
Rina Akui Jualan Online Lebih Menjanjikan Ketimbang Cara Konvensional |
![]() |
---|
Pemkab Banyumas Sediakan 'Joki' Medsos untuk Pedagang Pasar Wage Purwokerto, Saingi Live TikTok? |
![]() |
---|
Beda Nasib Pedagang di Pasar Wage Purwokerto: Satu Cuan Live TikTok, Lainnya Pasrah Tunggu Pembeli |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.