Berita Semarang
Orangtua hingga Polisi Cari Pelatih Marching Band SMPN 1 Semarang, Kabur Sejak Piagam Palsu Mencuat
Pelatih marching band SMPN 1 Semarang berinisial S dalam pencarian orangtua, Inspektorat Jateng, juga polisi terkait dugaan piagam palsu.
Lalu, pada hari terakhir pendaftaran atau verifikasi berkas, yakni 27 Juni 2024, pihaknya mendapat informasi, piagam tersebut diduga palsu karena ternyata, marching band mereka mendapat juara 3.
Hal itu akhirnya membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng menganulir poin piagam itu.
Para wali murid pun beramai-ramai menelpon pelatih untuk meminta kejelasan dan pertanggungjawaban.
Namun, S hanya sekali mengangkat telepon mereka lalu hilang tanpa kabar.
"Tanggal 27 Juni ditelepon beberapa orang tua masih diangkat, pas ditelpon, bilang saya bingung. Kita marah, kita minta dia mendatangi kita setelah ada surat dari Disporapar, tapi dia enggak dateng, setelah itu beliau menghilang. Itu terakhir komunikasi sampai sekarang enggak tau di mana itu orang," kata Indah saat diwawancarai, Minggu (14/7/2024).
Baca juga: Tak Terpengaruh Poin Dikurangi, 7 Calon Siswa Baru Pengguna Piagam Diduga Palsu Lolos PPDB Jateng
Sementara, Inspektur Provinsi Jawa Tengah Dhoni Widianto mengatakan, pihaknya sudah tiga kali mengundang S secara tertulis untuk mendalami kasus ini.
"Karena sudah tiga kali, kami hentikan. Kami menggunakan klarifikasi pihak lain."
"Setelah tidak hadir, kami dua kali mendatangi ke rumah orangtua di Kabupaten Kendal dan juga kosnya. Ketika kejadian itu viral, yang bersangkutan tidak di rumah maupun di kos," ungkap Dhoni di kantor Gubernur Jateng, Rabu (10/7/2024). (Kompas.com/Titis Anis Fauziyah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Piagam Palsu PPDB Jateng, Pelatih "Marching Band" Dicari Wali Murid, Inspektorat, dan Polisi".
Baca juga: KPK Obok-obok Balai Kota Semarang, Geledah 3 Kantor sambil Bawa Koper
Baca juga: Mayat Perempuan Bertato di Demak Diduga Masih di Remaja, Polisi Minta Warga Bantu Ungkap Identitas
Ada Kasus Kebakaran di Kota Lama, Pemkot Semarang akan Tinjau Ulang Pemanfaatan Gedung Cagar Budaya |
![]() |
---|
Bangunan Cagar Budaya di Kota Lama Semarang Terbakar, Lantai Dua Resto Sego Bancakan Hangus |
![]() |
---|
Pelaku Penculikan Siswa SD di Gunungpati Semarang Ditangkap, Pernah Lecehkan Anak-anak |
![]() |
---|
Fakta Baru Kematian Pemuda di Reservoir Siranda Semarang: Polisi Cari Dua Pria Misterius |
![]() |
---|
Kisah Lidiah Riyanti, Jadikan Gojek Ruang Perjuangan Hidup setelah Usaha Suami Gulung Tikar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.