Berita Semarang
Orangtua hingga Polisi Cari Pelatih Marching Band SMPN 1 Semarang, Kabur Sejak Piagam Palsu Mencuat
Pelatih marching band SMPN 1 Semarang berinisial S dalam pencarian orangtua, Inspektorat Jateng, juga polisi terkait dugaan piagam palsu.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pelatih marching band SMPN 1 Semarang berinisial S tengah dicari orangtua, inspektorat, juga polisi terkait dugaan piagam palsu dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Tengah.
Pria tersebut menjadi kunci untuk mengungkap kebenaran keabsahan piagam yang digunakan 69 calon siswa baru mendaftar PPDB Jateng 2024 jalur prestasi.
Sejak awal temuan piagam palsu hingga hari terakhir tahap daftar ulang calon peserta didik (CPD) cadangan di SMAN/SMKN di Jateng, Rabu (17/7/2024), S masih belum ada kabar.
Keberadaan S pun tidak diketahui.
Namun, polisi sempat mendapat informasi, S tengah berada di luar kota.
Baca juga: Menyerah, 30 Calon Siswa Pemilik Piagam Diduga Palsu di PPDB Jateng 2024 Daftar ke Sekolah Swasta
Informasi ini didapat saat mereka memanggil S untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan piagam palsu yang ditangani.
"Masih dalam pencarian kami, yang bersangkutan di mana posisinya."
"Dia kan statusnya saksi. Pertama, tentunya ini sudah kami panggil dulu. Ini kami panggil kedua," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, Andhika Dharma Sena, dikutip dari Kompas.com, Kamis (18/7/2024).
Bila saksi kunci itu masih tidak memenuhi panggilan pada pekan ini maka polisi akan melakukan upaya paksa.
Sejauh ini, polisi telah memeriksa 13 saksi terkait kasus piagam palsu.
Termasuk, dari pihak sekolah dan wali murid. Hanya pelatih S yang masih belum memmberikan kesaksian.
"Kalau yang bersangkutan tidak hadir, bisa upaya paksa nanti," tegasnya.
Sementara, Indah, perwakilan wali murid dari 69 calon siswa yang mengikuti Malaysia international virtual band championship tahun 2022 mengatakan, orangtua murid merasa ditipu S.
Mereka pun marah lantaran S kabur dan seperti lepas tangan dalam kasus yang kini dialami anak-anak tersebut.
Sejak awal, S dan sekolah memberitahu mereka bila anak-anaknya mendapat juara 1 dalam perlombaan itu.
Ada Kasus Kebakaran di Kota Lama, Pemkot Semarang akan Tinjau Ulang Pemanfaatan Gedung Cagar Budaya |
![]() |
---|
Bangunan Cagar Budaya di Kota Lama Semarang Terbakar, Lantai Dua Resto Sego Bancakan Hangus |
![]() |
---|
Pelaku Penculikan Siswa SD di Gunungpati Semarang Ditangkap, Pernah Lecehkan Anak-anak |
![]() |
---|
Fakta Baru Kematian Pemuda di Reservoir Siranda Semarang: Polisi Cari Dua Pria Misterius |
![]() |
---|
Kisah Lidiah Riyanti, Jadikan Gojek Ruang Perjuangan Hidup setelah Usaha Suami Gulung Tikar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.