Berita Semarang

Mahasiswa Psikologi Undip Semarang Diduga Lecehkan Teman, Korban Dicekoki Minuman Keras saat Curhat

Seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang diduga menjadi pelaku kekerasan seksual.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
UNSPLASH/NADINE SHAABANA
Ilustrasi pelecehan seksual. Mahasiswa Psikologi Undip Semarang dikabarkan melakukan kekerasan seksual kepada teman. Korban dicekoki minuman keras saat curhat. 

Walaupun demikian, lanjut dia, pihaknya sudah memerintahkan Pembina UKM Basket untuk melakukan penyelidikan guna mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

"Nanti, Satgas PPKS Undip akan menindaklanjuti hasilnya," tuturnya.

Baca juga: Bocah SD Korban Pencabulan Bantarsari Cilacap Keluar dari Sekolah, Alami Pelecehan Sejak Kelas 2

Pihak kepolisian pun mengaku belum mendapatkan laporan aduan terkait kasus tersebut.

"Iya, kami monitor kasus ini tetapi belum ada laporan korban ke Polrestabes," ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang Kompol Andika Dharma Sena saat dihubungi, Rabu (17/4/2024).

Divisi Bantuan Hukum dari Legal Resource Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC KJHAM) Nia Lishayati menyebut, kampus Undip harus tegas terhadap para pelaku kekerasan seksual terutama dalam kasus ini.

Ia mengingatkan jangan sampai Undip melakukan kesalahan kedua kalinya, seperti pada kasus kekerasan seksual dokter sperma yang lambat ditangani.

"Proses kasus itu cukup lama, nunggu viral dan nunggu putusan pengadilan dulu. Jangan sampai di kasus ini terulang," paparnya.

Selain itu, kampus juga harus ikut andil dalam pemulihan psikis korban.

Sebab, hal itu menjadi tanggungjawab dari kampus.

"Kalau kampus tak mampu, bisa diakseskan ke kami atau lembaga layanan lainnya," imbuhnya.

Begitupun ketika korban belum mendapatkan layanan bantuan hukum maka kampus harus mencarikan lembaga bantuan hukum.

"Bantuan ini untuk diakses korban, semisal ingin memilih proses hukum," kata dia. (*)

Baca juga: Viral, Pemotor Masuk Gerbang Tol Bawen Semarang. Dihalau Petugas sebelum Lewat Portal

Baca juga: Tak Terima Anaknya Ditegur saat Bermain Petasan, Warga Pati Lempar Tetangga dengan Alat Tambal Ban

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved