Berita Kesehatan

Hati-hati saat Nafsu Makan Bertambah, Bisa Jadi Tanda Tubuh Mengalami Obesitas Mengarah ke Diabetes

Masih banyak yang belum tahu jika munculnya penyakit diabetes dipicu leptin, hormon dalam tubuh yang memengaruhi nafsu makan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
UNSPLASH/KATE
Alat pendeteksi Diabetes. Masih banyak yang belum tahu jika munculnya penyakit diabetes dipicu leptin, hormon dalam tubuh yang mempengaruhi nafsu makan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Masih banyak yang belum tahu jika munculnya penyakit diabetes dipicu leptin.

Leptin adalah hormon dalam tubuh yang memengaruhi nafsu makan.

Dokter spesialis anak dr Rina Pratiwi SpA(K) mengatakan, nafsu makan yang tidak diimbangi pemilihan makanan bergizi mampu menyebabkan obesitas.

Hal ini disampaikan Rina dalam seminar kesehatan yang digelar Prodia Semarang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Semarang.

"Leptin dapat digunakan juga sebagai indikator proses pertumbuhan pada anak dengan malnutrisi," ujarnya lewat keterangan tertulis yang diterima, Senin (2/10/2023).

Baca juga: Pasien Rumah Sakit di Kota Semarang Didominasi Penderita Diabetes, Kasus Meningkat Usai Lebaran

Hormon tersebut diketahui mampu mengatur perasaan lapar atau kenyang pada tubuh manusia.

Ketika seseorang mengalami obesitas maka hormon leptin akan secara otomatis mengalami resistensi.

Dia menambahkan, peningkatan massa lemak pada tubuh penderita obesitas membuat kadar hormon leptin meningkat.

"Sedang obesitas dapat menjadi cikal bakal penyakit, misalnya jantung koroner, diabetes, stroke, asma, kanker, dan penyakit lain," tuturnya.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pemateri. Selain Rina, ada juga dr Tuntas Dhanardono SpFM, dr Annta Kern Nugrohowati SpGK(K), dr Andreas Agung SpPK, serta Matthew Justyn SSi.

Baca juga: Balkesmas Semarang Ajak Warga Tegal Cegah Hipertensi dan Diabetes Lewat Strategi ABCDEF, Apa Itu?

Sementara, Branch Manager Prodia Semarang Chyntia menjelaskan, seminar tersebut merupakan bagian dari ulang tahun PT Prodia Widyahusada Tbk ke 50.

Terbaru, pihaknya menyediakan layanan pemeriksaan leptin untuk membantu para dokter mengelola dan mengevaluasi pasien obesitas.

"Kami berkomitmen terus mengembangkan diri dalam teknologi terkini dan terbaik untuk melakukan pemeriksaan laboratorium," ujarnya. (*)

Baca juga: Pemotor Berjatuhan akibat Tumpahan Solar di Jalan Lingkar Timur Kudus, Alami Lecet hingga Gigi Patah

Baca juga: Polisi Wonosobo Blusukan ke Sekolah-sekolah, Minta Siswa dan Guru Lapor Jika Di-bully

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved