Berita Kesehatan

Ini Pemeriksaan yang Diterima saat Cek Kesehatan Gratis: Deteksi Thalasemia Pada Balita

Pemeriksaan pada program cek kesehatan gratis berbeda untuk setiap kelompok umur. Berikut ragam pemeriksaan yang diberikan.

Penulis: rika irawati | Editor: rika irawati
PEXELS/PAVEL DANILYUK
ILUSTRASI CEK KESEHATAN - Masyarakat bisa mendapat layanan cek kesehatan gratis dari pemerintah mulai 10 Februari 2025. Berikut jenis pemeriksaan kesehatan yang diberikan sesuai kelompok umur. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis resmi berlangsung mulai 10 Februari 2025.

Program dari pemerintah ini bertujuan untuk membantu warga mengetahui kondisi kesehatan mereka sehingga lebih mudah mendapat penanganan jika diketahui adanya kelainan kesehatan.

Cek kesehatan gratis ini tersedia untuk semua kelompok umur, setiap tahun.

"Tersedia setiap tahun, tepat saat ulang tahun hingga 30 hari setelahnya. Menyesuaikan dengan kondisi tubuh dan usia," tulis laman Ayo Sehat Kemenkes, dikutip Tribunbanyumas.com, Selasa (11/2/2025).

Baca juga: Manfaatkan! Cek Kesehatan Gratis untuk Perempuan Sediakan Deteksi Kanker Payudara dan Serviks

Jenis Pemeriksaan Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk setiap kelompok umur berbeda.

Berikut jenis pemeriksaan kesehatan gratis yang akan diberikan:

  • Bayi Baru Lahir

Jenis pemeriksaan yang akan diberikan meliputi deteksi dini hormon tiroid, G6PD (glucose-6-phosphate dehydrogenase deficiency atau defisiensi enzim G6PD), penyakit jantung bawaan, dan skrining untuk memantau pertumbuhan anak.

  • Balita dan Anak Prasekolah

Sementara, pada balita dan anak prasekolah, jenis pemeriksaan yang akan diberikan, meliputi skrining tuberkulosis (penyakit infeksi paru), pemeriksaan pendengaran, penglihatan, dan kondisi gigi. 

Jika diperlukan, juga akan dilakukan pemeriksaan untuk mendeteksi thalasemia (kelainan darah) dan diabetes melitus (penyakit gula darah tinggi).

Baca juga: Kuota Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Dibatasi 30 Orang Per Hari, Berlangsung Mulai 10 Februari

  • Remaja dan Dewasa

Untuk remaja dan dewasa, pemeriksaan yang akan diberikan meliputi tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, pemantauan risiko kardiovaskular (masalah terkait jantung dan pembuluh darah), fungsi paru untuk mendeteksi tuberkulosis dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronis), serta deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan kanker usus.

  • Lansia

Lansia akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan fungsi indra (pendengaran, penglihatan), kesehatan jiwa, hati, geriatri (penilaian kesehatan orang tua), deteksi gangguan kardiovaskular, paru, dan kanker. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved