Berita Banyumas
Bahas Sampah di Banyumas, KLHK Targetkan 2040 Tak Ada Lagi Sampah yang Dibuang ke TPA
Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) menargetkan, mulai tahun 2030, tidak ada lagi pemerintah daerah yang membangun TPA sampah.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) menargetkan, mulai tahun 2030, tidak ada lagi pemerintah daerah yang membangun tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.
Hal ini dimaksudkan agar setiap pemerintah daerah mencari solusi lewat pengelolaan sampah tanpa ada penumpukan di TPA.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, saat menjadi pembicara dalam talkshow bertema 'Zero Waste and Zero Emission Indonesia' di Graha Widyatama, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (15/2/2023).
Acara ini digelar Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto bersama KLHK, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPNS) 2023 bertema Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat.
Baca juga: Info Harga Sembako Kabupaten Banyumas, 15 Februari 2023: Rawit Merah Naik Capai Rp65.000/kg
Baca juga: Satreskrim Polres Purworejo Tangkap Warga Banyumas yang Jual Aisoft Gun Rakitan di Medsos
Selain Rosa, acara ini juga menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Rektor Unsoed Purwokerto Prof Akhmad Sodiq, Bupati Banyumas Achmad Husein, dan Area Manager Communication Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho.
Rosa mengatakan, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional mempunyai sejarah kelam.
"Sejarah 21 Februari tahun 2005, masa berduka karena ada peristiwa tanah longsor TPA sampah di Bandung, yang menewaskan 155 orang."
"Mereka tewas dan meninggal karena tertimbun sampah," kata Rosa dalam sambutan.
Sejak saat itulah muncul undang-undang tentang pengelolaan sampah yang mengubah paradigma pengelolaan sampah di Indonesia.
Selain menargetkan tak ada TPA baru, KLHK juga menjadwalkan, pada tahun 2040, tidak ada lagi sampah dibuang ke TPA.
Sementara itu, Rektor Unsoed Purwokerto Prof Akhmad Sodiq mengatakan, Unsoed siap berkontribusi aktif dalam pengembangan riset, terutama dalam bidang lingkungan dan sampah.
"Kami ada magister ilmu lingkungan khusus kajian dalam pengelolaan sumber daya alam yang konsen terkait kebijakan bagaimana pemberdayaan masyarakat dan kesehatan lingkungan."
"Sejak berdiri tahun 2021, ada 260 magister di bidang lingkungan."
"Riset tiap tahun dilakukan dan kebanyakan adalah terkait sampah juga," ujar rektor dalam diskusi.
Baca juga: Kemenag Banyumas Ingatkan, Calon Jemaah Umrah dan Haji Khusus Kini Wajib Jadi Peserta BPJS Kesehatan
Baca juga: Warga Gumelar Banyumas Serang Ibu Kandung Gegara Bersenggolan, Ternyata ODGJ
Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein menjelaskan tentang keberhasilannya mengelola sampah di Kota Satria.
KLHK
pengelolaan sampah
pengolahan sampah
sistem pengolahan sampah di banyumas
tpa sampah
berita banyumas terkini
TribunBanyumas.com
Tribun Banyumas
Motor Honda Jadi Primadona Tempat Rental di Purwokerto: Disukai Wisatawan, Stylish dan Irit |
![]() |
---|
Perempuan Banyumas Siap Gugat Mantan Kekasih Rp1 Miliar: 9 Tahun Dijanjikan Nikah, Kini Ditinggal |
![]() |
---|
Pencuri Motor di Sokaraja Banyumas Tertangkap setelah 5 Bulan, Terungkap saat Tawarkan ke Pembeli |
![]() |
---|
Pembeli Rumah Mewah di Purwokerto Mengadu ke Peradi, Ternyata Tidak Memiliki IMB |
![]() |
---|
Tingkatkan Kompetensi Kebahasaan, FKIP UMP Jalin Kerja Sama Strategis dengan Balai Bahasa Jateng |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.