Asam Lambung

Apa Benar Perut Kosong karena Berpuasa Berbahaya bagi Penderita Asam Lambung? Ini Jawabannya

Menahan lapar saar puasa, gangguan lambung semakin parah, sebab selama berjam-jam perut dalam keadaan kosong.

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
Shutterstock via Kompas.com
ILUSTRASI. Sakit pada pencernaan yang memicu mual, muntah, juga diare. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Kegiatan berpuasa artinya kita harus menahan lapar dari pagi sampe sore. Bagi orang dalam kondisi keadaan sehat, kegiatan puasa menjadi hal yang biasa.

Mereka tidak perlu khawatir dengan gangguan kesehatan yang mungkin dapat menganggu, namun bagi penderita asam lambung biasanya akan merasa khawatir apabila tidak kuat berpuasa.

Selain itu, penderita asam lambung juga sangat bergantung dengan pola makan teratur dengan menu-menu yang sehat.

Bisa jadi ketika menahan lapar saar puasa, gangguan lambung semakin parah. Kecemasan tersebut wajar dirasakan oleh penderita asam lambung.

Baca juga: Herbal untuk Menurunkan Asam Lambung: Bagaimana Cara Kerjanya?

Baca juga: Mempunyai Tingkat Asam Lambung yang Rendah? Hati-hati Berbahaya!

Baca juga: Ternyata Asam Lambung Berguna Bagi Pencernaan, Berikut Ulasannya

Sebab selama berjam-jam perut dalam keadaan kosong, dimana hal ini bisa berbahaya bagi penderita asam lambung.

Namun ada juga yang menyebutkan bahwa puasa dapat meringankan gejala asam lambung naik, lalu apakah pernyataan ini benar?

Berdasarkan The Indonesian Journal of Internal Medicine, terdapat manfaat puasa untuk mengurangi gangguan pencernaan, khususnya asam lambung naik atau GERD.

Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang mengikutsertakan 130 orang yang memiliki gangguan asam lambung atau GERD.

130 orang tersebut terbagi menjadi dua bagian, 66 orang memilih untuk menjalankan puasa selama satu bulan, sedangkan sisanya memilih untuk tidak berpuasa selama satu bulan penuh.

Dari uji coba tersebut, hasilnya adalah penderita asam lambung yang menjalankan puasa penuh merasakan gejala yang lebih ringan daripada orang yang tidak berpuasa.

Artinya, asam lambung dapat sembuh atau gejala asam lambung naik menjadi ringan dengan berpuasa.

Ketika sedang menjalankan puasa, beberapa kebiasaan penderita asam lambung berubah.

Pertama, orang menjadi lebih teratur dalam mengonsumsi makanan.

Kedua, dengan berpuasa membuat kita untuk tidak mengonsumsi camilan yang tidak sehat.

Ketiga, saat berpuasa kebiasaan merokok juga akan berurang, dan yang terakhir pembatasan makanan juga akan mengurangi jumlah kalori, lemak, radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved