Jumat, 10 April 2026

Asam Lambung

Ternyata Asam Lambung Berguna Bagi Pencernaan, Berikut Ulasannya

Fungsi asam lambung dapat membunuh bakteri yang masuk ke dalam tubuh bersama dengan bahan makanan.

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
Istimewa/hallosehat via tribunjogja.com
Ilustrasi GERD atau asam lambung 

TRIBUNBAYUMAS.COM - Gangguan asam lambung menyebabkan sensasi tidak nyaman pada bagian perut sehingga dapat menganggu aktivitas sehari-hari, namun asam lambung ini ternyata memiliki beberapa fungsi.

Organ lambung merupakan saluran perncernaan yang berada di sebelah kiri rongga perut, lambung juga sering disebut rice pouch (perut besar).

Terdapat tiga bagian lambung, yaitu bagian atas (kardiak), bagian tengah yang membulat (fundus), dan bagian bawah (pilorus).

Fungsi lambung adalah tempat untuk mencerna dan menyerap sari makanan.

Baca juga: Wajib Tahu, Inilah Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik

Baca juga: Rambutan, Amankah Dikonsumsi oleh Penderita Asam Lambung?

Baca juga: Singkong Dapat Meredakan Asam Lambung, Cermati Cara Mengolahnya

Makanan yang dicerna di lambung menggunakan gerakan peristaltik, yaitu gerakan otot guna untuk menggerakkan makanan atau cairan.

Makanan akan mengalami beberapa proses kimia dengan bantuan getah lambung yang bernama enzim pepsin dan enzim renin.

Fungsi asam lambung dalam sistem pencernaan

Dalam rumus kimia asam lambung merupakan senyawa HCl atau asam klorida. Senyawa ini bersifat asam. 

Kandungan asam lambung sekitar 0,5 persen dari total cairan lambung. Asam lambung atau HCl memiliki fungsi sebagai berikut:

1. Pembunuh kuman yang mengubah pepsinogen menjadi pepsin.

2. Merangsang usus, hati dan pankreas untuk mencerna makanan.

3. Mempercepat reaksi antara air, protein dan pepsin.

4. Cairan asam lambung dapat mengendorkan pilorus karena bersifat asam dengan pH <1>

Selain itu, fungsi asam lambung dapat membunuh bakteri yang masuk ke dalam tubuh bersama dengan bahan makanan.

Lendir (cairan asam) pada dinding lambung juga berfungsi melindungi lambung. Jika jumlah lendir berlebihan dapat merusak dinding lambung, hal ini yang menyebabkan penyakit maag dan penyakit asam lambung.

Peningkatan produksi lendir ini dapat disebabkan oleh pola makan dan stress. Cairan asam lambung yang berlebih dapat mengakibatkan gejala asam lambung seperti nyeri dada.

Untuk itu jaga cairan lambung Anda tetap normal, dengan cara melakukan pola hidup sehat, dan mengindari makanan serta minuman yang memicu naiknya asam lambung. (ADR)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved