Berita Banyumas
Dinkes KB Banyumas Beri Tips Sehat saat Lebaran: Minum Air Putih dan Batasi Makanan Bersantan
Dinkes KB Banyumas memberi tips menjaga asupan makanan saat Lebaran. Di antaranya membatasi makanan bersantan yang bisa menganggu pencernaan.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Momentum Lebaran atau Hari Raya Idulfitri menjadi hari yang ditunggu-tunggu umat Islam setelah berpuasa selama sebulan penuh.
Di Indonesia, perayaan Idulfitri identik dengan silaturahim dan saling memaafkan kepada keluarga, saudara, tetangga, dan teman.
Tradisi lain yang tak ketinggalan adalah hidangan makanan bersantan, seperti kupat sayur, opor ayam, hingga daging rendang.
Kemudian, makanan manis berupa aneka kue dan minuman manis.
Baca juga: Bupati Banyumas dan Ribuan Warga Salat Idulfitri di Alun-alun Banyumas, Begini Pesannya ke Pemudik
Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Banyumas memberikan sejumlah tips agar saat momentum Lebaran dan setelah berpuasa sebulan, tubuh tetap sehat.
Kepala Dinkes KB Banyumas dr Dani Esti Novia berpesan, masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan mengatur apa saja yang dimakan saat Lebaran.
Sebab, saat Lebaran, masyarakat Indonesia cenderung menyajikan makanan bersantan.
"Pertama, harus membatasi asupan yang akan menganggu kesehatan. Secukupnya, jangan banyak-banyak," kata Dani kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (20/3/2026).
Baca juga: Tips Bugar saat Mudik bagi Penderita Hipertensi dan DM, Dinkes KB Banyumas: Jangan Abai Minum Obat
Dani mengatakan, makanan bersantan jika dikonsumsi berlebihan maka akan mengganggu pencernaan, termasuk kolestrol.
Lalu, makanan yang manis-manis jika dikonsumsi berlebihan, akan berdampak terhadap timbulnya diabetes melitus.
Dia menyarankan, asupan makanan harus tetap seimbang, memenuhi unsur serat, karbohidrat, protein, dan lemak.
"Kemudian, yang penting juga, harus minum air putih yang cukup," ungkapnya. (*)
| Penipuan Berkedok Bisnis Pemotongan Sapi, Warga Banyumas Merugi Rp600 Juta |
|
|---|
| ASN Banyumas Tak Bisa Santai saat WFH Hari Jumat: Presensi hingga On Call Diperketat |
|
|---|
| Pimpinan Faskes Banyumas tak Hadir di Rakor, Sadewo : Bukan Menyepelekan Saya, tapi Masyarakat |
|
|---|
| Sadewo Siap Tanggung Pengobatan Warga Banyumas yang tak Terdaftar BPJS |
|
|---|
| Sadewo Ingatkan WFH ASN Banyumas Jangan Jadi Walking-walking from Home |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/21032026-Kepala-Dinkes-KB-Dani-Esti-Novia.jpg)