Berita Banyumas
Tips Bugar saat Mudik bagi Penderita Hipertensi dan DM, Dinkes KB Banyumas: Jangan Abai Minum Obat
Dinkes KB Banyumas membagikan tips tetap sehat bagi penderita hipertensi dan diabetes saat mudik Lebaran. Di antaranya minum obat dan PHBS.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Dinkes KB Banyumas memberi tips tetap sehat saat mudik Lebaran 2026.
- Pertama, menjaga kondisi tubuh tetap fit dengan istirahat cukup dan minum obat sesuai jadwal bagi penderita hipertensi dan diabetes.
- Kedua, tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat.
- Selama mudik Lebaran, Dinkes KB menyiapkan 18 posko kesehatan di jalur mudik.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penderita hipertensi dan diabetes melitus (DM) diminta mempersiapkan diri agar tetap bugar saat perjalanan mudik Lebaran 2026.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Banyumas, dr Anwar Hudiono mengatakan, tagline mudik tahun ini yang ditetapkan pemerintah adalah 'Mudik Sehat'.
"Artinya, pemudik harus mempersiapkan rencana mudik dengan kondisi sehat, terutama yang perjalanan jarak jauh," ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Terpantau di Simpang Ajibarang Banyumas, Mobil Pribadi Mendominasi
Anwar memberikan sejumlah tips mudik sehat agar sampai kampung halaman tetap sehat, terutama bagi penderita penyakit kronis semisal hipertensi atau darah tinggi dan diabetes melitus.
Menurut Anwar, mereka diminta mempersiapkan tubuh agar dalam kondisi fit.
Pemudik yang mempunyai penyakit kronis, seperti hipertensi dan diabetes melitus (DM), harus membawa obat.
Anwar juga mengingatkan agar obat yang harus dikonsumsi itu tetap diminum sesuai jadwal.
"Kemudian, tetap menjaga pola makan dan istirahat pun harus yang cukup saat melaksanakan perjalanan," imbuhnya.
Tips kedua, menurut Anwar, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), baik sebelum ataupun saat melakukan perjalanan mudik.
Hal itu untuk mencegah penyakit menular yang menyerang saluran pencernaan, seperti sakit perut ataupun diare.
"Tetap cuci tangan."
"Kemudian, kalau singgah atau makan, harus diperhatikan terkait sanitasi di tempat makan tersebut," ungkapnya.
Baca juga: Perbaikan Jalur Mudik Banyumas Hanya Penambalan, Bupati Sadewo: Jangan Dibully, Duitnya Tidak Ada
Anwar juga mengimbau, masyarakat tidak memaksakan diri saat kelelahan atau kecapekan dalam perjalanan mudik.
Mereka diimbau memanfaatkan posko yang menyediakan tempat peristirahatan.
Siapkan 18 Posko Kesehatan
Selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, Dinkes KB Banyumas menyediakan 18 posko kesehatan di sepanjang jalur mudik.
Sejumlah 12 posko kesehatan tersebut berada di puskesmas di jalur mudik, dan 6 posko lainnya tergabung di Pos PAM Polresta Banyumas.
"Di tiap posko yang kami sediakan, tiap sifnya terdapat dua tenaga kesehatan dan satu driver ambulans," katanya. (*)
| Perkantoran di Banyumas Masuk Kawasan Tanpa Rokok, Wajib Sediakan Tempat Khusus Merokok |
|
|---|
| Banyumas Surplus Beras 87 Ton Meski Kondisi PH Tanah Kurang Ideal |
|
|---|
| Ada Dugaan Keterlibatan Pihak Ketiga dalam Temuan BPK Rp 13 Miliar di RSUD Banyumas |
|
|---|
| Temuan BPK di RSUD Banyumas hingga Negara Rugi Rp 13 Miliar Jadi Preseden Buruk |
|
|---|
| Ketua Golkar Banyumas Arief Sebut Partainya Paling Terbuka Tanpa Sistem Trah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/12032026-Kabid-Pelayanan-Kesehatan-Dinkes-KB-Banyumas-Anwar-Hudiono.jpg)