Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Banyumas

Resmi Terintegrasi BPJS Kesehatan, Layanan Cathlab RSUD Banyumas Permudah Pasien Jantung dan Stroke

Layanan Cathlab RSUD Banyumas resmi terintegrasi BPJS Kesehatan, mudahkan akses pasien jantung.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rustam Aji
Tribun Banyumas/Ist. Pemkab Banyumas. 
LAYANAN CATHLAB - Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti meresmikan layanan Cathlab (Catheterization Laboratory) di RSUD Banyumas telah resmi terintegrasi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan di Ruang Thalasemia RSUD Banyumas, Sabtu (6/6/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Bagi pasien yang membutuhkan layanan penanganan penyakit jantung kini tak harus lagi dirujuk ke rumah sakit di kota-kota besar. 
  • Hal itu karena layanan Cathlab (Catheterization Laboratory) di RSUD Banyumas telah resmi terintegrasi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan.
  • Peresmian layanan Cathlab itu sekaligus menjadi momentum pembukaan Workshop EKG yang diikuti tenaga kesehatan dan praktisi medis.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO — Pasien yang membutuhkan penanganan penyakit jantung di wilayah Kabupaten Banyumas kini tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit di kota-kota besar. 

Mulai hari ini, layanan laboratorium kateterisasi atau layanan Cathlab di RSUD Banyumas telah resmi terintegrasi dengan pembiayaan BPJS Kesehatan, sehingga dapat diakses secara gratis oleh masyarakat luas.

Kepastian tersebut ditandai dengan peluncuran resmi yang dilakukan oleh Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, bersama Direktur RSUD Banyumas, dr. Widyana Grehastuti, di Ruang Thalasemia RSUD Banyumas, Sabtu (6/6/2026). Peresmian ini sekaligus membuka akses bagi peserta program Universal Health Coverage (UHC) untuk mendapatkan tindakan medis tingkat lanjut secara lokal.

Direktur RSUD Banyumas, dr. Widyana Grehastuti, menjelaskan bahwa kerja sama pembiayaan ini merupakan langkah strategis untuk memangkas birokrasi rujukan dan mempercepat penanganan pasien jantung. Dengan jaminan penuh dari BPJS Kesehatan, pasien dapat langsung menerima tindakan diagnostik maupun intervensi kardiovaskular darurat tanpa terkendala jarak dan biaya.

"Melalui kerja sama pembiayaan ini, masyarakat Banyumas yang saat ini sudah tercover oleh pembiayaan UHC dapat memanfaatkan layanan secara lebih optimal," ujar dr. Widyana dalam keterangan resminya, Sabtu (6/6).

Menekan Angka Kematian Akibat Penyakit Kardiovaskular

Hadirnya kepastian pembiayaan untuk layanan Cathlab ini dinilai sangat krusial mengingat tingginya angka prevalensi penyakit tidak menular di Banyumas. Berdasarkan data kesehatan daerah, penyakit hipertensi sejauh ini masih mendominasi dan menjadi faktor risiko utama pemicu serangan penyakit jantung serta stroke di masyarakat.

Baca juga: Pengakuan Karyawan RSUD Banyumas Heran dengan Temuan BPK, Tapi Siap Kembalikan Bonus

Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, menyatakan bahwa integrasi BPJS Kesehatan pada fasilitas kesehatan spesialis ini akan sangat meringankan beban psikologis dan finansial keluarga pasien yang selama ini harus menanggung akomodasi rujukan luar kota.

"Masyarakat Banyumas dan wilayah sekitarnya bisa mendapatkan penanganan yang lebih cepat, dekat, dan nyaman, yang pada akhirnya meningkatkan peluang kesembuhan," kata Lintarti.

Pemerintah Tetap Prioritaskan Deteksi Dini

Meski kapasitas penanganan medis di RSUD Banyumas kian canggih, pemerintah daerah menegaskan bahwa penguatan fasilitas kuratif tidak boleh melonggarkan upaya preventif. Kesadaran warga untuk menerapkan pola hidup sehat dan deteksi dini secara mandiri tetap menjadi pilar utama.

"Pelayanan kesehatan terbaik sesungguhnya bukan ketika penyakit berhasil diobati, melainkan ketika penyakit dapat dicegah sebelum terjadi," tegas Lintarti.

Bersamaan dengan peluncuran ini, pihak manajemen rumah sakit juga menggelar Workshop Elektrokardiogram (EKG) yang diikuti oleh puluhan tenaga kesehatan dan praktisi medis guna meningkatkan kesiapan serta kompetensi penapisan awal penyakit jantung di tingkat fasilitas kesehatan primer. (jti) 

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved