UMK 2023

Buruh Pengusaha Tak Capai Sepakat, Disnakerperinkop UKM Kudus Kirim Usulan UMK 2023 Naik 6,40 %

Disnakerperinkop-UKM Kudus mengirimkan usulan UMK 2023 Kudus kepada bupati naik 6,40 persen atau Rp146.774,74 dari UMK 2022.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Dok HaloMoney
Ilustrasi gaji. Disnakerperinkop-UKM Kudus mengirim usulan kenaikan UMK 2023 kepada bupati Kudus 6,40 persen atau Rp146.774,74 dari UMK 2022. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop-UKM) mengirim usulan kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) 2023 kepada bupati Kudus.

Dalam berkas yang dikirim, UMK 2023 Kudus diusulkan naik Rp146.774,74 dari UMK 2022 atau naik 6,40 persen.

Kepala Bidang Huhungan Industrial pada Disnakerperinkop-UKM Agus Juanto mengatakan, usulan kenaikan UMK 2023 ini berdasarkan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022.

Dalam regulasi tersebut, jika pertumbuhan ekonomi negatif maka variabel yang digunakan untuk menghitung yakni inflasi.

"Di situ sudah jelas, jika pertumbuhan ekonomi negatif, variabel yang digunakan adalah inflasi, berdasarkan Pasal 7 ayat 3," kata Agus Juanto, Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Pembahasan UMK 2023 Kudus Buntu, Pengusaha dan Buruh Beda Pendapat Soal Dasar Aturan

Baca juga: BREAKING NEWS: UMP 2023 Jawa Tengah Rp1.958.169,69, Naik 8,01 Persen

Dia menjelaskan, UMK 2022 Kudus sebesar Rp 2.293.058,26.

Dengan usulan itu, UMK 2023 Kudus menjadi Rp 2.439.833.

Hanya saja, usulan kenaikan 6,40 persen ini belum sah diajukan bupati kepada gubernur untuk kemudian ditetapkan sebagai UMK 2023.

"Pengajuan kenikan 6,40 persen ini masih belum ditandatangani bupati," katanya.

Sebelumnya, antara pengusaha yang telibat dalam Dewan Pengupahan dan pihak buruh, berbeda pendapat terkait usulan besaran UMK.

Pengusaha yang tergabung dalam Dewan Pengupahan, dalam hal ini Apindo Kudus, mengusulkan UMK 2023 berdasarkan formula Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 dengan kenaikan UMK 2023 sebanyak 2,198 persen.

Baca juga: Razia Tempat Karaoke, Anggota Polres Kudus Temukan Pemandu di Bawah Umur dan Satu Dus Miras

Baca juga: Persiku Kudus Junior Targetkan Bawa Trofi Juara Piala Soeratin 2022 Jawa Tengah

Sementara, dari pihak buruh, yakni SPSI, mengusulkan formula kenaikan UMK 2023 berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 18 Tahun 2022 dengan menggunakan data pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah sebesar 5,37 persen.

Jika dihitung maka pengusaha di Kudus berharap, kenaikan UMK 2023 sebesar 2,189 persen atau naik Rp 50.195.

Jadi, kenaikan UMK Kudus dari sebesar Rp2.293.058 menjadi Rp2.343.253.

Sementara, dari buruh meminta, ada kenaikan 8,01 persen dari semula UMK 2022 Kudus sebesar Rp2.293.058 menjadi Rp2.476.732. (*)

Baca juga: Hadiri Acara PAN Jateng, Ganjar Pranowo Diteriaki Ganjar Presiden

Baca juga: Resmi Jadi Kasatlantas Polres Batang, AKP Agus Pardiyono Langsung Dapat Tugas Berat Amankan Nataru

Baca juga: Lagi, Buruh Jepara Gelar Demo di Depan Kantor Bupati. Tak Puas Usulan UMK 2023 Hanya Naik 7,8 Persen

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Semarang: Waspada Rob di Pesisir Utara saat Libur Natal dan Tahun Baru

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved