Berita Semarang

Peringatan Dini BMKG Semarang: Waspada Rob di Pesisir Utara saat Libur Natal dan Tahun Baru

Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas BMKG Semarang meminta warga pesisir waspada rob saat libur Natal dan Tahun Baru.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Iwan Arifianto
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas BMKG Retno Widyaningsih menunjukkan pantauan fase tinggi gelombang pantai utara Semarang, di kantornya, Jumat (2/11/2022). BMKG mengeluarkan peringatan dini rob saat libur Natal dan Tahun Baru. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas BMKG Semarang meminta warga pesisir untuk berhati-hati menyusul rob di Pelabuhan Tanjung Emas, Jumat (2/12/2022).

Ancaman rob masih menghantui pesisir Semarang, tidak hanya di awal bulan ini melainkan hingga akhir bulan Desember mendatang.

"Iya, ancaman rob terjadi di awal dan akhir bulan Desember," terang Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas BMKG di Semarang Retno Widyaningsih di kantornya, Jumat.

Baca juga: Cuaca EkstremTerjadi di Jateng Beberapa Hari ke Depan, Ini Wilayah Yang Dilanda, BMKG: Waspada!

Baca juga: Gedung SDN di Pekalongan Terendam Banjir Rob, Siswa Terpaksa Belajar di Rumah Warga Selama 3 Pekan

Banjir rob di pelabuhan Tanjung Emas hari ini adalah rangkaian fase tertinggi gelombang yang terjadi dari 2 sampai 4 Desember.

BMKG mencatat, fase tertinggi gelombang di angka 1,9 meter.

Kondisi yang sama terjadi di akhir bulan yang diprediksi terjadi rentang 24 Desember hingga 31 Desember.

Hanya saja, kondisi parah atau tidaknya rob dipengaruhi pula oleh intensitas hujan yang terjadi.

"Fase gelombang pasang sebenarnya tergolong rendah dan tenang tapi kondisi itu dipengaruhi intensitas hujan sehingga tetap perlu diwaspadai," katanya.

Kondisi itu sama halnya yang terjadi di hari ini.

Penambahan ketinggian gelombang terjadi karena kondisi hujan deras pukul 23.00-01.00 WIB.

Selama dua jam tersebut, tercatat intensitas hujan sampai 9,8 milimeter atau berkategori sedang-lebat.

Selama fase gelombang pasang, mulai terjadi pada pukul 17.00 WIB, puncak pasang pukul 03.00-04.00 WIB, lalu surut pukul 11.00 WIB.

"Hampir seluruh wilayah pesisir Utara Jateng terdampak air pasang ini," imbuhnya.

Baca juga: Viral Video Istri Anggota TNI di Semarang Curhat Rumah Tangga Penuh KDRT, Ini Tanggapan Kodam

Baca juga: 5 Pelaku Penembakan Istri TNI di Semarang Kopda Muslimin Segera Disidang, Terdaftar dalam 3 Perkara

Terkait kondisi ini, BMKG telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, terutama pengelola Pelabuhan Tanjung Emas Semarang supaya waspada saat menjelang Natal dan Tahun baru, dimana aktivitas penumpang di pelabuhan meningkat.

Warga juga diminta memantau informasi dari BMKG, terutama wilayah terdampak rob.

Tujuannya, sebisa mungkin ada langkah mitigasi supaya tidak ada korban, baik jiwa maupun harta.

"Kami sudah memberitahukan ke posko pelabuhan. Ya, tentu mengganggu aktivitas malam Tahun Baru tapi semoga tidak terjadi rob," harapnya. (*)

Baca juga: Rangkaian Acara Pernikahan Kaesang-Erina Dimulai 8 Desember, Menggunakan Adat Jogja

Baca juga: Sheila On 7 Bakal Manggung di GOR Satria Purwokerto, Berikut Rekayasa Lalu Lintas yang Diterapkan

Baca juga: Ingin Nikmati Kereta Wisata di Museum Ambarawa saat Libur Nataru? Berikut Jadwal dan Harga Tiketnya

Baca juga: Razia Tempat Karaoke, Anggota Polres Kudus Temukan Pemandu di Bawah Umur dan Satu Dus Miras

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved