Berita Kudus

Razia Tempat Karaoke, Anggota Polres Kudus Temukan Pemandu di Bawah Umur dan Satu Dus Miras

Polres Kudus menemukan pemandu karaoke di bawah umur saat menggelar razia tempat hiburan malam di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jumat (2/12/2022).

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/DOK POLRES KUDUS
Anggota Polres Kudus mendata pengunjung dan pemandu karaoke saat merazia Kafe Happy, Jumat (2/12/2022) dini hari. Dalam razia ini, petugas menemukan pemandu karaoke di bawah umur. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Polres Kudus menemukan pemandu karaoke di bawah umur saat menggelar razia tempat hiburan malam di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jumat (2/12/2022) dini hari.

Pemandu karaoke di bawah umur ini ditemukan bekerja di Kafe Happy yang berada di Jalan Lingkar Barat, Desa Pasuruan Lor, Jati, Kudus.

Dalam razia yang dipimpin langsung Wakapolres Kudus Kompol M Adimas itu, petugas mendata sedikitnya ada 18 pemandu karaoke di tempat itu.

"Razia ini menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyebutkan Kafe Happy masih beroprasi, disamping itu pula memperkerjakan anak di bawah umur," kata Adimas, Jumat.

Baca juga: Persiku Kudus Junior Targetkan Bawa Trofi Juara Piala Soeratin 2022 Jawa Tengah

Baca juga: Jembatan Apung Sungai Wulan Penghubung Demak-Kudus Dibuka 5 Desember, Gratis untuk Pelajar

Kudus merupakan satu wilayah yang melarang aktivitas dan beroperasinya tempat hiburan karaoke malam.

Selain mendata dan mengamankan pemandu karaoke, polisi juga menyita satu dus minuman keras berbagai merek.

"Kegiatan seperti ini akan masif dilaksanakan, tidak hanya tempak karaoke namun tempat tempat peredaran miras."

"Ini merupakan komitmen Polres Kudus dalam menciptakan situasi selalu kondusif," imbuhnya.

Baca juga: Pemotor 17 Tahun Warga Karanganyar Tewas Usai Terlibat Kecelakaan Maut di Kudus, Tabrak Truk Boks

Baca juga: 46 Desa di Kudus Punya Satgas Adat Istiadat, Apa Tugasnya?

Adimas mengatakan, Polres Kudus rutin melaksanakan operasi penyakit masyarakat (pekat).

Sebelumnya, Sat Reskrim Polres Kudus juga menggelar operasi pekat yang membuahkan hasil ungkap kasus prostitusi online yang dioperasikan LM (41) dan MR (41).

Warga Lumajang, Jawa Timur, itu menawarkan jasa prostitusi via aplikasi Michat. (*)

Baca juga: Purwokerto dan Cilacap Alami Inflasi di November, Dipicu Kenaikan Harga Telur Ayam dan Rokok Kretek

Baca juga: UMK Kebumen 2023 Sudah Ditentukan Rp2.038.890,84, Disnaker Wanti-wanti Perusahaan Patuhi Aturan

Baca juga: Truk Trailer Tergelincir di Jalan Pantura Subah Batang, Lalu Lintas Semarang-Jakarta Sempat Macet

Baca juga: 500 Berkas Pelamar Panitia Pemilih Kecamatan KPU Purbalingga Diverifikasi, Pengumuman 2-4 Desember

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved