Berita Purbalingga

Pemerintah Bakal Dirikan Pusat Logistik Berikat di Purbalingga, Permudan Produsen Dapat Bahan Baku

Pemkab Purbalingga berencana membangun Pusat Logistik Berikat untuk membantu produsen dan UMKM memenuhi bahan baku industri.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/PEMKAB PURBALINGGA
Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Dinperindag) Purbalingga bekerja sama dengan Dinperindag Provinsi Jawa Tengah mengadakan kajian logistik terkait rencana pembangunan Pusat Logistik Berikat (PLB) di UPTD Logam Purbalingga, Kamis (6/10/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga berencana membangun Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk membantu perusahaan dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah tersebut memenuhi bahan baku industri.

Terutama, bahan baku untuk industri semisal wig, knalpol, dan kayu, yang selama ini didapat dari luar daerah, bahkan impor.

Terkait rencana ini, Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Dinperindag) Purbalingga dan Dinperindag Provinsi Jawa Tengah mengadakan kajian logistik di UPTD Logam Purbalingga, Kamis (6/10/2022).

"Saat ini, dikaji dulu potensi-potensi yang ada terkait logistik. Dan pada saatnya, kebutuhan mereka bisa dipenuhi dari Kabupaten Purbalingga," kata Sekretaris Dinperindag Purbalingga Agung Widiarto, dikutip dari rilis yang diterima, Jumat (7/10/2022).

Baca juga: Doa Suporter dan Polres Purbalingga bagi Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Baca juga: Todong Lagi Kemendag, Bupati Purbalingga Minta Pembangunan Tahap Dua Pasar Badog. Ini Alasannya

Agung berharap, keberadaan pusat logistik nantinya bisa memenuhi kebutunan para produsen tersebut.

Dengan begitu, para produsen bisa meminimalkan biaya produksi sehingga produk yang dihasilkan lebih kompetitif dalam penjualan.

Perwakilan Dinperindag Provinsi Jateng Iwan Indrawan mengatakan, untuk mendapat fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) dari Kementerian Keuangan diperlukan masukan dari stakeholder terkait, di antaranya Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), serta perwakilan perusahaan maupun UMKM.

Iwan juga mengatakan, secara umum, kajian yang dilakukan terkait distribusi bahan baku dan aktivitas ekspor-impor.

Baca juga: Lukisan Jenderal Soedirman Karya Pelukis Purbalingga Dipamerkan, Berharap Dipajang di Kantor Dinas

Baca juga: Pecak Patin Warung Numani Kaligondang Purbalingga, Juara: Daging Empuk, Bumbu Rempah Kuat

Menurutnya, pembangunan PLB nantinya mendapat bantuan dari APBD Provinsi Jateng setelah mendapatkan kesimpulan hasil kajian.

Selanjutnya, pengelolaan diserahkan sepenuhnya kepada pihak swasta atau dikelola langsung oleh BUMD Purbalingga, atau melalui mekanisme lain.

"Setelah ini, kami akan menyusun kajiannya dari data-data awal. Setelah itu, kami akan survei langsung ke pelaku usaha untuk menggali data lebih dalam. Lalu, kami akan survei lokasi yang nantinya akan dibangun PLB," ungkapnya. (*)

Baca juga: Harapan Pemain Asing PSIS Semarang untuk Sepak Bola Nasional Pasca-Tragedi Kanjuruhan Malang

Baca juga: Kisah Heroik Wagimin Pejuang Veteran Perang Puputan Bali Membuat Gubernur Ganjar Terharu

Baca juga: Tata Rias Pengantin Konsep Jawa Modern sedang Tren, Begini Penjelasan Make Up Artis Banyumas

Baca juga: Truk Seruduk Angkot di Depan SMPN 1 Lumbir, 3 Orang Anak Sekolah Terluka Parah, 10 Luka Ringan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved