Berita Banyumas

Truk Seruduk Angkot di Depan SMPN 1 Lumbir, 3 Orang Anak Sekolah Terluka Parah, 10 Luka Ringan

Sebuah truk menabrak mobil angkutan yang sedang berhenti di depan SMPN 1 Lumbir, Banyumas, Kamis (6/10/20220 sekitar pukul 14.00 WIB.

Penulis: Pujiono JS | Editor: Pujiono JS
SEMI/SMPN 1 LUMBIR
Sebuah truk menabrak angkot di depan SMPN 1 Lumbir, Banyumas, Kamis (6/10/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, LUMBIR - Sebuah truk menabrak mobil angkutan yang sedang berhenti di depan SMPN 1 Lumbir, Banyumas, Kamis (6/10/20220 sekitar pukul 14.00 WIB.

Kejadian ini sempat direkam oleh warganet dan kemudian viral setelah ditayangkan oleh akun Instagram @banyumas24jam.

Truk yang melaju dari arah timur ke barat di Jalan Raya Lumbir, Banyumas, secara tidak terduga tiba-tiba menabrak sebuah angkutan yang sedang berhenti menunggu penumpang.

"Menurut saksi mata, sopir truk mengatakan tidak melihat angkutan yang sedang ngetem di depan SMPN 1 Lumbir," kata Semi, seorang staf TU SMPN 1 Lumbur kepada TribunBanyumas.

Truk menabrak mobil angkutan penumpang yang berisi beberapa anak sekolah di dalamnya. 

KecelakaanLumbirBMS
Sebuah truk menabrak angkot di depan SMPN 1 Lumbir, Banyumas, Kamis (6/10/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.

Lebih lanjut Semi memaparkan kondisi siswa-siswa yang terlibat dalam kecelakaan itu.

Sebanyak 13 orang siswa SMPN 1 Lumbir yang ada di dalam mobil angkutan dan anak-anak di pinggir jalan terluka.

Tiga orang siswa terluka cukup parah dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Banyumas dan Rumah Sakit Margono, Purwokerto.

Sarwoto, siswa SMPN 1 Lumbir, menderita patah lengan dan saat ini masih menunggu tim medis untuk melakukan operasi di RS Banyumas.

Sementara Hani Rasi, siswi SMPN 1 Lumbir yang lain, luka pada bagian rahang dan masih dirawat di Rumah Sakit Banyumas.

Siswi yang bernama Fani Mutifah Sari saat ini dirawat di RS Margono dengan kondisi kurang sadar dan gelisah.

Hani dan Fani adalah dua orang yang paling parah dalam kecelakan ini karena sempat berada di bawah angkot setelah kecelakaan terjadi.

Dua anak ini dikeluarkan oleh warga dan teman-temannya dari timpaan mobil angkot.

Semi menuturkan bahwa 10 orang siswa lainnya yang terluka ringan sudah diberi pertolongan di Puskesmas Lumbir sesaat setelah kecelakaan terjadi.

"Sepuluh orang siswa sudah diperbolehkan pulang. Luka mereka tidak parah. Hanya ada yang bibirnya pecah, tapi kondisi mereka sehat," kata Semi.

Sementara itu Jito, staf TU dari SMPN 1 Lumbir, mengatakan bahwa kecelakaan ini sudah ditangani oleh Polsek Lumbir dan Satlantas Wangon.

Pihak kepolisian, kata Jito, sedang berusaha untuk melakukan mediasi antara sopir truk dengan keluarga korban yang dirawat di rumah sakit.

TribunBanyumas.com sudah berusaha untuk menghubungi Polsek Lumbir. Namun panggilan telepon tidak dijawab. (***)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved