Purbalingga
Polres Purbalingga Bedah Rumah Mbah Wini yang Hidup Sebatang Kara Tanpa Listrik
Bertahun-tahun hidup tanpa listrik dan air, Mbah Wini (75) kini tersenyum haru di rumah barunya.
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Senyum haru kini terpancar dari wajah Wini Sarmadi (75), seorang lansia yang tinggal sebatang kara di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Setelah bertahun-tahun menempati rumah reyot, kini ia bisa hidup lebih layak berkat program bedah rumah yang diinisiasi oleh Polres Purbalingga.
Kapolres Purbalingga, AKBP Achmad Akbar, bersama jajarannya meninjau langsung hasil renovasi rumah tersebut pada Kamis (2/10/2025). Dalam kunjungannya, Kapolres tidak hanya memastikan rumah tersebut sudah layak huni, tetapi juga menyerahkan sejumlah bantuan kebutuhan pokok.
Baca juga: Polres Purbalingga Dibanjiri Calon PPPK Paruh Waktu Cari SKCK, Dua Hari Tembus 300 Orang
Bagaimana Kondisi Mbah Wini Sebelumnya?
Sebelum direnovasi, Mbah Wini hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan di rumah kecil berukuran 3,5 x 5 meter. Rumah tersebut tidak memiliki aliran listrik, akses air bersih, maupun fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus). Ia bahkan harus memasak di dapur sempit dengan ventilasi minim.
Ia hidup seorang diri sejak anaknya meninggal dunia karena sakit, sementara keberadaan cucunya tidak diketahui. Meskipun fisiknya masih cukup kuat untuk beraktivitas, pendengarannya sudah mulai terganggu. Dari hasil asesmen, diketahui Mbah Wini juga belum pernah menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial.
Apa Saja Bantuan yang Diberikan?
Program bedah rumah ini mencakup perbaikan total bangunan rumah agar lebih kokoh dan aman. Selain itu, Polres Purbalingga juga memasang instalasi listrik, saluran air bersih, serta membangun fasilitas MCK yang layak. Ventilasi udara juga ditambahkan agar sirkulasi udara di dalam rumah menjadi lebih sehat.
Tak hanya bangunan fisik, polisi juga memberikan bantuan berupa tempat tidur baru, perlengkapan rumah tangga, perkakas dapur, serta sembako untuk menopang kebutuhan sehari-harinya.
Apa Tujuan Program Ini?
Kasi Humas Polres Purbalingga, AKP Setyo Hadi, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian institusi Polri terhadap warga yang membutuhkan. Polisi ingin hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi atas permasalahan sosial.
“Kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi sosial, khususnya bagi warga yang sangat membutuhkan bantuan nyata,” ujar AKP Setyo Hadi. “Kami berharap aksi ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, dan bisa menginspirasi masyarakat maupun pemerintah desa untuk peduli membantu warga di lingkungannya,” tambahnya.
Atas bantuan yang diterima, Mbah Wini tak kuasa menahan rasa syukurnya. Dengan suara lirih dalam bahasa Jawa, ia mengucapkan terima kasih. "Matur nuwun Pak Kapolres Purbalingga, sampun diparingi macem-macem bantuan," ujarnya.
| Jangan Jalan Sendirian, Jemaah Haji Purbalingga Diminta Bawa Kartu Nusuk |
|
|---|
| Tergiur Upah Dua Juta, Pria Asal Jakarta Barat Sebar Ratusan Gram Sabu di Purbalingga |
|
|---|
| Nenek Teriak Minta Tolong, Balita di Purbalingga Meninggal Tersedak Jelly |
|
|---|
| Longsor Bukit Tewaskan Ibu di Sangkanayu Purbalingga, Hancurkan 3 Dapur |
|
|---|
| Nazar Sembuh Cedera, Tukang Siomay Mudik Jalan Kaki Cilacap-Pemalang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20251002-polres-purbalingga-bedah-rumah.jpg)