Jumat, 10 April 2026

Internasional

Presiden Ukraina Kecelakaan, Juru Bicara: Tidak Ada Luka Serius

Juru bicara Presiden Ukraina Serhii Nykyforov mengatakan bahwa Presiden  Ukraina Volodymyr Zelensky terlibat dalam kecelakaan mobil

Penulis: Andra Prabasari | Editor: Pujiono JS
AFP/SERGEI SUPINSKY
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky saat memberikan keterangan pers terkait kondisi negaranya. AFP/SERGEI SUPINSKY 

TRIBUNBANYUMAS.COM, IZYUM- Juru bicara Presiden Ukraina Serhii Nykyforov mengatakan bahwa Presiden  Ukraina Volodymyr Zelensky terlibat dalam kecelakaan mobil.

Hal ini diketahui setelah unggahan Serhii pada Facebook, (15/9/2022) pagi.

Baca juga: Dukung Ukraina, Ben Stiller dan Sean Penn Dilarang Berkunjung ke Rusia

Baca juga: Rusia Siap Teken Perjanjian Damai Namun Ragukan Niat Ukraina

Baca juga: Pejabat Ukraina Hadiri Misa Malam Paskah, Paus Fransiskus: Keberanian Kami Menemanimu

Dalam unggahannya Serhii mengatakan bahwa mobil Zelenskyy tabrakan dengan kendaraan pribadi di ibukota Kyiv

"Presiden diperiksa oleh dokter, tidak ada luka serius yang ditemukan," kata Serhii Nykyforov.

Sedangkan pengemudi mobil yang bertabrakan dengan iring-iringan itu dirawat di tempat kejadian dan dibawa pergi dengan ambulans.

Dalam pernyataan singkat BBC.com Nykyforov mengatakan semua keadaan kecelakaan lalu lintas sedang diselidiki oleh petugas penegak hukum.

Baca juga: Puluhan Mayat Warga Sipil Ditemukan di Bucha Ukraina, Diduga Korban Pembantaian Tentara Rusia

Baca juga: Ukraina Klaim Telah Merebut Lagi Semua Daerah di Sekitar Kiev, Pasukan Rusia Mulai Menarik Diri

Baca juga: Anak Kos, Siap-siap! Konflik Rusia-Ukraina Dapat Memicu Kenaikan Harga Mi Instan. Ini Penjelasannya

Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait kecelakaan mobil terjadi setelah Presiden Zelensky, mengunjungi kota Izyum yang direbut kembali, pusat logistik utama di timur laut Ukraina, pada hari Rabu.

Dia berterima kasih kepada pasukan yang mengambil bagian dalam serangan balik cepat terhadap tentara Rusia, dan mengawasi upacara pengibaran bendera.

Dalam beberapa hari terakhir, tentara Ukraina telah merebut kembali sebagian besar wilayah yang diduduki, dan memaksa pasukan Rusia untuk mundur.

Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina, Romulo: Tak Ada Potensi Perang Dunia 3, Ibarat Mantan Pacar Diajak Balikan

Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina, Guru Besar Unsoed: Peran Aktif Indonesia Dibutuhkan

Baca juga: Kedatangan Dubes Ukraina Bikin Ganjar Terpana, Vasyl Bicara Seni Budaya Hingga Kisah Ronggowarsito

ADR

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved