Konflik Rusia Ukraina

Ukraina Klaim Telah Merebut Lagi Semua Daerah di Sekitar Kiev, Pasukan Rusia Mulai Menarik Diri

Pasukan Ukraina berhasil merebut kembali semua daerah di sekitar Kyiv dan mengklaim kendali penuh atas wilayah ibu kota, setelah invasi Rusia.

Editor: rika irawati
AFP/Sergei SUPINSKY
Anggota layanan Ukraina terlihat di lokasi pertempuran dengan kelompok penyerang Rusia di ibukota Ukraina, Kyiv, pada pagi hari, 26 Februari 2022. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, ZAPORIZHZHIA - Pasukan Ukraina berhasil merebut kembali semua daerah di sekitar Kyiv dan mengklaim kendali penuh atas wilayah ibu kota, untuk pertama kalinya, sejak Rusia melancarkan invasi.

Dikutip Kontan.co.id dari Reuters, Minggu (3/4/2022), pejabat Ukraina mengatakan, pasukan Ukraina telah merebut kembali lebih dari 30 kota dan desa di sekitar Kyiv, sejak Rusia menarik diri dari daerah itu, pekan ini.

"Seluruh wilayah Kyiv dibebaskan dari penjajah," tulis Wakil Menteri Pertahanan Ukraina, Hanna Malyar di Facebook.

Tidak ada komentar Rusia atas klaim tersebut, yang tidak dapat segera diverifikasi oleh Reuters.

Di satu kota yang direbut kembali yang dicapai oleh Reuters, penduduk dengan berlinang air mata mengingat semak-semak dengan kematian.

"Pertama kali, saya keluar dari ruangan dan sebuah peluru memecahkan kaca, jendela, dan tersangkut di lemari," kata Mariya Zhelezova, 74, di kota pedesaan Bucha.

"Kedua kalinya, pecahan kaca hampir masuk ke kaki saya."

Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina, Guru Besar Unsoed: Peran Aktif Indonesia Dibutuhkan

Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina, Romulo: Tak Ada Potensi Perang Dunia 3, Ibarat Mantan Pacar Diajak Balikan

Baca juga: Anak Kos, Siap-siap! Konflik Rusia-Ukraina Dapat Memicu Kenaikan Harga Mi Instan. Ini Penjelasannya

Wali Kota Bucha, Anatoliy Fedoruk, mengatakan, lebih dari 300 warga telah tewas.

"Kami tidak ingin mereka (pasukan Rusia) kembali," kata Zhelezova.

"Saya bermimpi, hari ini mereka pergi dan tidak kembali," katanya.

Angkatan bersenjata Ukraina melaporkan berkurangnya serangan udara dan rudal Rusia pada hari Sabtu.

Tetapi, mengatakan, pasukan Rusia yang mundur sedang mengerahkan ranjau.

Hal ini disampaikan Zelenskiy lewat sebuah video.

"Mereka menambang semua wilayah ini. Rumah-rumah ditambang, peralatan ditambang, bahkan, mayat orang mati."

Halaman
1234
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved