Berita Demak

Pak Ogah Teriak Lihat Api Muncul dari Kap Pikap di Demak. Dalam Sekejap, Mobil Ludes Terbakar

Sebuah mobil pikap L 300 bernomor polisi K 1799 WA terbakar di Jalan Sultan Hadiwijaya, Kecamatan Demak, Selasa.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
ISTIMEWA
Petugas pemadam kebakaran dan polisi memadamkan api yang membakar pikap di Jalan Sultan Hadiwijaya, Kabupaten Demak, Selasa (22/2/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Sebuah mobil pikap L 300 bernomor polisi K 1799 WA terbakar di Jalan Sultan Hadiwijaya, Kecamatan Demak, tepatnya di depan kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak, Selasa (22/02/22) pagi.

Mobil tersebut berada di persimpangan Jalan Teuku Umar dan Jalan Sultan Hadiwijaya.

Akibatnya, arus lalu lintas di semua arah menjadi tersendat.

Anggota supeltas Jalil mengatakan, sebelum kebakaran, dia melihat api muncul dari bagian depan mobil.

"Saya langsung meneriaki sopir, kemudian sopir langsung turun dari mobil, menyelamatkan diri," ujarnya di lokasi.

"Mobil itu mau menyeberang dari Jalan Teuku Umar," imbuhnya.

Baca juga: Kades Sidoharjo Demak Dipolisikan, Janjikan Posisi Sekdes dengan Syarat Setor Uang Rp 470 Juta

Baca juga: Proyek Tol Demak-Tuban Direncanakan Lewati 39 Desa di Pati, Ini Daftarnya

Baca juga: Komunitas Aeromodelling Demak, Rakit Pesawat Pakai Mesin Potong Rumput

Baca juga: Flyover Gafeno Demak Memasuki Proses Pemasangan Grider, Polisi Bakal Tutup Jalan

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung membantu memadamkan api menggunakan dua APAR (alat pemadam api ringan) milik Dinkominfo Demak dan satu APAR milik UPTD Pengairan.

Upaya pemadaman nyaris gagal hingga akhirnya datang satu unit tim pemadam kebakaran.

Dibantu polisi, mereka memadamkan api. Dalam waktu lima menit, api benar-benar padam.

Namun, kondisi mobil sudah ludes tinggal kerangka. Bagian kabin ludes, dasboard, jok, sarung setir, hangus hanya menyisakan rangka besi. Kaca depan juga tampak pecah.

Sementara, bagian belakang atau bak belakang masih utuh.

Menurut Agus, sopir pikap tersebut, ia sedang dalam perjalanan pulang ke toko material seusai mengantar material bangunan di Jalan Teuku Umar.

"Saya tidak tahu, tiba-tiba pak ogah (supeltas) meneriaki saya, muncul api," ujarnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (*)

Baca juga: 3 Bayi di Purwokerto Lahir di Tanggal Cantik 22 2 2022, Hari Ulang Tahun Bareng Kabupaten Banyumas

Baca juga: Polda Jateng Minta Warga Lapor Jika Temukan Dugaan Penimbunan Minyak Goreng

Baca juga: Bukan Salah Sopir! MTI Minta Tanggung Jawab Pengusaha Angkutan dan Pemilik Barang terkait Truk ODOL

Baca juga: Kembali Berstatus Level 3 PPKM, Bupati Purbalingga Minta Satgas Covid Kecamatan Gelar Yustisi Prokes

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved