Berita Purbalingga

Antisipasi Masuknya Omicron, Rumah Sakit dan Puskesmas di Purbalingga Mulai Siapkan Tempat Isolasi

Dinkes Purbalingga meminta warga terus menjaga protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi untuk mencegah penularan virus Covid-19 varian Omicron.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK PEMKAB PURBALINGGA
Kepala Dinkes Purbalingga Jusi Febrianto saat rapat koordinasi di Ruang Rapat Bupati, Jumat (21/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Jusi Febrianto meminta warga terus menjaga protokol kesehatan (prokes) dan melakukan vaksinasi untuk mencegah penularan virus Covid-19 varian Omicron.

Hal tersebut disampaikan Jusi dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Bupati Purbalingga, Jumat (21/1/2022).

"Varian Omicron, setelah diteliti, transmisinya jauh lebih cepat dibandingkan varian lain."

"Orang yang sudah divaksin bisa jadi positif namun gejala menjadi sangat ringan," katanya dalam rilis, Minggu (23/1/2022).

Baca juga: Vaksinasi Booster di Purbalingga Dimulai 24 Januari 2022, Prioritas Lansia dan Pelayan Publik

Baca juga: Ini Alasan Minimarket di Purbalingga Tak Pajang Lagi Minyak Goreng saat Stok di Etalase Habis

Baca juga: Pulang dari Ladang Lewat Sungai Datar, Warga Rembang Purbalingga Dilaporkan Hilang

Baca juga: Etalase Minyak Goreng Ditulis Habis, Tapi di Gudang Banyak - Hasil Sidak Minimarket di Purbalingga

Untuk menghadapi Omicron, lanjut Jusi, Dinas Kesehatan memerintahkan kepada semua rumah sakit dan puskesmas mulai menyiapkan ruang isolasi.

Termasuk, penyiapan obat-obatan dan oksigen.

"Kami juga mengusulkan pemkab menyiapkan tempat isolasi terpusat, yakni eks SMP 3 sebagai tempat isolasi," imbuhnya.

Kondisi Kabupaten Purbalingga, pada bulan Januari ini, masih di level dua pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Walaupun, dari data, transmisi Covid-19 di Purbalingga tergolong rendah, rawat inap pasien Covid-19 masih rendah, dan kematian karena Covid-19 nol sejak awal Januari.

"Cakupan vaksinasi di Purbalingga, alhamdulillah sudah mencapai 87,5 persen dan vaksinasi lansia mencapai 69,5 persen."

"Kasus sekarang, ada tiga kasus. Dimana, dua orang dirawat di rumah sakit dan satu orang menjalani isolasi mandiri," ujarnya.

Baca juga: Pertama Kunjungi Pasar Minggo Batang, Devi Ketagihan Ingin Datang Lagi Berburu Jajan Tradisional

Baca juga: Cari Tempat Nongkrong di Kudus? Coba ke Lavamong Coffe and Resto, Usung Nuansa Retro Menu Nusantara

Baca juga: Jadwal Laga di Liga 1 Mundur Sehari, Manajer PSIS Semarang: Kami Support Keputusan Tersebut

Jusi mengatakan, upaya mencegah penularan Omicron, satu di antaranya, melaksanakan vaksinasi booster.

Rencananya, vaksinasi booster di Purbalingga dimulai Senin (24/1/2022), di Pndopo Dipokusumo.

"Vaksinasi booster rencananya untuk lansia, pelayanan publik, dan masyarakat rentan," katanya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved