Berita Purbalingga

Ini Alasan Minimarket di Purbalingga Tak Pajang Lagi Minyak Goreng saat Stok di Etalase Habis

Disperindag Kabupaten Purbalingga meminta toko modern memajang minyak goreng di rak saat stok masih tersedia.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Pegawai toko modern di Purbalingga menata minyak goreng kemasan di etalase saat Disperindag setempat melakukan sidak, Jumat (21/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Purbalingga meminta toko modern memajang minyak goreng di rak saat stok masih tersedia.

Permintaan ini disampaikan Fungsional Perindusterian dan Perdagangan Muda Dinperindag Purbalingga, Martha Dwi Hudiati, seusai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko modern untuk memastikan stok minyak agoreng, Jumat (21/1/2022).

Dalam sidak itu ditemukan, toko ritel sering membiarkan rak kosong setelah minyak goreng yang dipajang habis. Padahal, stok mereka di gudang masih ada.

"Dari pantauan tim, toko ritel modern kerap tidak mengisi rak minyak goreng, padahal, stok di gudang tersedia. Bahkan, rak minyak goreng justeru diisi produk selain minyak goreng," kata Martha dalam rilis yang diterima, Minggu (23/1/2022).

Baca juga: Etalase Minyak Goreng Ditulis Habis, Tapi di Gudang Banyak - Hasil Sidak Minimarket di Purbalingga

Baca juga: Pulang dari Ladang Lewat Sungai Datar, Warga Rembang Purbalingga Dilaporkan Hilang

Baca juga: Dua Pencuri Ini Diamuk Warga, Ketahuan Curi Motor di Kaligondang Purbalingga, Hasil Postingan Medsos

Melihat kondisi ini, tim sidak pun meminta pengelola segera memajang minyak goreng.

"Bila mereka tidak taat mengeluarkan minyak goreng kemasan dari gudang maka akan diberi peringatan tertulis," jelasnya.

Martha mengatakan, monitoring akan terus dilakukan untuk memantau ketersediaan stok minyak goreng pascakebijakan subsidi dan pemerintah mematok harga minyak goreng Rp 14 ribu per liter.

Sementara, Edi, karyawan toko ritel modern di Purbalingga beralasan, tidak memajang minyak goreng lantaran terjadi panic buying.

Menurutnya, warga menyerbu toko untuk memborong minyak goreng. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Jadwal Laga di Liga 1 Mundur Sehari, Manajer PSIS Semarang: Kami Support Keputusan Tersebut

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Minggu 23 Januari 2022: Siang Diperkirakan Berawan, Malam Hujan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Minggu 23 Januari 2022: Siang Diprediksi Berawan, Suhu 30 Derajat Celcius

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved