Breaking News:

Berita Jateng

Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Cari Solusi Lahan Pertanian Menyusut akibat Proyek Tol Solo-Yogya

Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto meminta pemerintah meminimalkan dampak negatif pembangunan Tol Solo-Yogyakarta yang timbul bagi masyarakat.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Sekretaris PDIP Jateng, Bambang Kusriyanto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto meminta pemerintah meminimalkan dampak negatif pembangunan Tol Solo-Yogyakarta yang timbul bagi masyarakat.

Dampak negatif tersebut di antaranya berkurangnya lahan pertanian, hilangnya mata pencaharian masyarakat, hingga berpindahnya tempat usaha.

Pengelola proyek Tol Solo-Yogyakarta diharapkan mencermati betul pemilihan rute dan tak segan mengubah Detailed Engineering Design (DED) jika pembangunan di tengah jalan dirasa merugikan masyarakat.

Dalam rilis yang diterima, Rabu (24/11/2021), Bambang Kusriyanto mengatakan, pembangunan jalan tol dibutuhkan guna mendukung perekonomian.

Dengan adanya jalan bebas hambatan, mobilitas penduduk dan distribusi barang dapat berlangsung lebih cepat.

Baca juga: Salah Hitung, Pembayaran 9 Bidang Tanah Terdampak Tol Solo-Yogya di Klaten Ditarik. Dibayar Ulang

Baca juga: Tol Solo-Ngawi Tersambung Tol Solo-Yogya, Exit Tol Colomadu Bakal Ditutup Permanen

Baca juga: Warga 2 Desa di Klaten Gugat BPN, Tak Sepakat Nominal Ganti Rugi Pembebasan Lahan Tol Solo-Yogya

Baca juga: Tergusur Proyek Tol Solo-Yogyakarta, 200 Makam di TPU Desa Taskombang Klaten Bakal Direlokasi

Jalan tol juga diharapkan mampu mengembangkan kemajuan di berbagai daerah yang dilewati.

Meski begitu, tak dimungkiri, pembangunan tol juga memiliki sejumlah dampak negatif.

Di antaranya, ancaman berkurangnya lahan pertanian dan hilangnya mata pencaharian petani.

Pria yang akrab disapa Bambang Kribo ini mengungkapkan, wilayah Solo Raya, khususnya Kabupaten Klaten yang dilewati Tol Solo-Jogja selama ini dikenal memiliki lahan subur.

Klaten juga merupakan daerah penghasil padi dan menjadi satu lumbung pangan nasional.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved