Berita Banjarnegara

Detik-detik Bocah 3 Tahun di Banjarnegara Tewas Tertimbun Longsor: Tidur Dipeluk Kakak di Kamar

Jumat (22/10/2021), Miswanto (56) masih terlihat lemas saat ditemui di kediamannya di RT 06 RW 03 Dusun Sidakarya, Desa Mlaya, Banjarnegara.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Dinding rumah Miswanto, warga Dusun Sidakarya, Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan, Banjarnegara, jebol dihantam longsor, Jumat (22/10/2021). Peristiwa yang terjadi Kamis (21/10/2021) malam itu menewaskan anak terkecil Miswanto yang masih berumur tiga tahun. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Jumat (22/10/2021), Miswanto (56) masih terlihat lemas saat ditemui di kediamannya di RT 06 RW 03 Dusun Sidakarya, Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara.

Longsor yang menimpa rumahnya, Kamis (21/10/2021) malam, telah merenggut nyawa buah hatinya, Gilang Angga Saputra (3).

Miswanto juga tak henti menangis meski keluarga terus menenangkan. Gilang telah disemayamkan namun kesedihan keluarga masih tertinggal.

Jumat pagi (22/10/2021), warga juga masih ramai melayat ke rumah duka.

Afiyati (23), kakak Gilang yang juga menjadi korban dalam insiden itu, masih merasa kehilangan.

Terlebih dialah yang terakhir bersama sang adik sebelum meninggal.

Baca juga: Gilang Meninggal Tertimpa Longsor Saat Tidur Bersama Kakak - Cerita Sedih Warga Banjarnegara

Baca juga: Balita Jadi Korban Longsor di Desa Mlaya Banjarnegara, Berikut Informasi Lengkap RAPI Punggelan

Baca juga: FKKBA Ajak Warga Berdonasi, Bantu Pengelola Kebun Binatang, Termasuk Serulingmas Zoo Banjarnegara

Baca juga: Diduga Kelebihan Muatan, Truk Mengalami Standing di Tanjakan Glempang Banjarnegara

Perasaan siapa yang tak hancur ketika menyaksikan adiknya tertimbun longsor namun ia tak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan.

Evi, panggilannya, tidur sambil memeluk Gilang, saat hujan deras turun, sebelum kejadian.

Suara petir menggelegar. Kamar tempat mereka tidur berada persis di bawah tebing.

Dinding kamar itu mepet dengan dinding tebing yang di atasnya ada jalan dan saluran air.

Tiba-tiba, tebing runtuh dan langsung mengenai rumah dan menjebol dinding kamar.

Gilang seketika tertimbun tanah. Nyawanya tak terselamatkan.

Sementara, separuh tubuh Evi juga tertimpa material longsor. Namun, dia bisa menyelamatkan diri dan hanya mengalami luka ringan.

"Posisi Evi memeluk adiknya, tidur," kata Ketua RT 06 Rw 03 Desa Mlaya, Syarifudin, Jumat.

Baca juga: Sambangi Tiga Tempat, Anggota Polresta Banyumas Temukan Ratusan Botol Miras dan Puluhan Liter Ciu

Baca juga: Dosen USM Semarang Ciptakan Lampu Biopori untuk Taman atau Kebun, Begini Cara Kerjanya

Baca juga: Kirim Surat ke Manajemen, Pelatih Imran Nahumarury Ingin Mundur dari PSIS Semarang

Baca juga: Bupati Purbalingga Janji Genjot Vaksinasi di Kalangan Santri untuk Percepat PTM di Pondok Pesantren

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved