Berita Banjarnegara
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Mengalami Standing di Tanjakan Glempang Banjarnegara
Kecelakaan tunggal melibatkan truk terjadi di dua lokasi berbeda di Banjarnegara, Selasa (19/20/2021).
Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Kecelakaan tunggal melibatkan truk terjadi di dua lokasi berbeda di Banjarnegara, Selasa (19/20/2021).
Kecelakaan pertama terjadi di jalan provinsi di Desa Glempang, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara.
Truk bermuatan bahan pokok yang dikemudikan M (40), warga Kelurahan Semampir, Kecamatan Banjarnegara, terguling setelah mengalami selip ban.
Truk tersebut awalnya berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.
Setelah melewati jalan turunan panjang dan berkelok dengan kondisi aspal basah, truk hilang kendali hingga akhirnya menabrak pembatas jalan di sisi kiri.
"Posisi terakhir, truk terguling. Evakuasi sampai pukul 23.00," kata Khadis, relawan RAPI Banjarnegara, Rabu (20/10/2021).
Baca juga: Takmir Masjid Al Iman Desa Petambakan Banjarnegara Galakkan Sedekah Sampah, Dari Dosa Jadi Pahala
Baca juga: Paryo Minta Pemerintah Turun Tangan, Kondisi Peternak Ayam Petelur di Banjarnegara Kian Terpuruk
Baca juga: Tiga Hari di Unsoed Purwokerto, 1.841 Peserta SKD CPNS Pemkab Banjarnegara, Berebut 381 Formasi
Baca juga: Modal Awal Iuran Rp 125 Ribu, Kelompok Ikan di Banjarnegara Ini Sudah Miliki Aset Rp 1 Miliar
Menurut Khadis, truk mengalami kerusakan cukup parah.
Muatan truk berupa minyak goreng dan bahan pokok lain tumpah dari bak dan berserakan di lokasi kejadian.
Tapi, ia memastikan, pengemudi selamat dari insiden tersebut.
Di waktu hampir bersamaan, sebuah truk juga mengalami kecelakaan tunggal di jalur yang sama.
Khadis mengungkapkan, laju truk tersebut tiba-tiba terhenti saat melewati tanjakan.
Bodi depan atau kepala truk bahkan terangkat (standing). Peristiwa ini terjadi diduga akibat truk kelebihan muatan.
"Akhirnya, sebagian muatan diturunkan," katanya. (*)
Baca juga: Niat Kencan di Hotel, Pemuda Asal Patikraja Banyumas Malah Jadi Korban Pemerasan dan Penganiayaan
Baca juga: Warga Enggan ke Rumah Sakit selama Pandemi Covid, Klaim JKN RSUD Loekmono Hadi Kudus Turun 50%
Baca juga: Tempat Isoter di Gedung Wanita Karanganyar Ditutup, Sementara Digunakan sebagai Lokasi Pameran
Baca juga: Musim Penghujan Datang, Dinkes Batang Minta Warga Mewaspadai DBD
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/truk-mengalami-standing-atau-kepala-truk-terangkat-karena-kelebihan-muatan-di-banjarnegara.jpg)