Penanganan Corona

Kini Giliran Izin Dua Sekolah Dicabut, Disdikbud Kendal: Pelaksanaan PTM Terbukti Abai Prokes

Tindakan tegas diberikan kepada 3 sekolah yang abai protokol kesehatan untuk menjadi perhatian semua sekolah di Kabupaten Kendal.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Disdikbud Kabupaten Kendal kembali mencabut izin operasional pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di dua sekolah.

Masing-masing adalah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gemuh, dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kecamatan Boja.

Dua sekolah ini melengkapi catatan kurang baik pada satu sekolah yakni SD di Kecamatan Patebon yang sebelumnya dilakukan hal serupa karena melanggar protokol kesehatan.

Baca juga: Mengenal Tradisi Weh-wehan, Tradisi Warga Kaliwungu Kendal Berbagi Makanan di Hari Maulid Nabi

Baca juga: Keren Nih, Lapas Kelas IIB Kendal Punya Industri Pakan Ternak, Produksi Sehari Bisa Capai 1 Ton

Baca juga: Sasar 60 Ribu Keluarga di Kendal, Program Bantuan Rumah Bersubsidi, Begini Teknisnya

Baca juga: Harga Telur Anjlok dan Subsidi Pakan Tak Kunjung Datang, Peternak di Kendal: Janji Pemerintah Zonk

Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, tindakan tegas diberikan kepada 3 sekolah untuk menjadi perhatian semua sekolah di Kabupaten Kendal.

Baik yang sudah menjalankan PTM terbatas, maupun yang masih sebatas melangsungkan simulasi PTM terbatas.

"Prinsipnya kami terus memberikan penekanan agar PTM terbatas berjalan sesuai SOP dan menerapkan disiplin prokesnya," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (20/10/2021).

Atas temuan ini, Disdikbud berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Kendal untuk melakukan uji swab acak kepada guru dan siswa di sekolah yang melanggar protokol kesehatan.

Bertujuan untuk mengetahui adakah kemungkinan paparan Covid-19 yang terjadi di lingkungan sekolah akibat abai protokol kesehatan.

"(Tes swab) masih kami kordinasikan dengan Dinkes Kabupaten Kendal."

"Kemudian kami akan terus melibatkan jajaran untuk melaksanakan pengawasan, termasuk peran serta masyarakat," ujarnya.

Wahyu menegaskan, tak ada toleransi bagi sekolah yang tidak mengindahkan SOP pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Pihaknya akan menindak tegas sekolah-sekolah yang ditemukan tidak patuh pada prosedur.

"Semua yang kami tindak rata-rata tidak menerapkan cara bermasker secara baik dan benar."

"Padahal, memakai masker ini hal yang dasar dalam protokol kesehatan," tuturnya. 

Wahyu menyayangkan, kejadian yang menimpa salah satu SD di Patebon tidak menjadi pelajaran agar sekolah lain tidak melakukan hal yang sama.

Dia ingin, semua berkomitmen agar pembelajaran tatap muka di sekolah ini bisa berkelanjutan tanpa menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

"Tiga sekolah ini bisa dijadikan i'tibar bagi sekolah lainya untuk tidak meremehkan pandemi Covid-19 dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat," tegasnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Kendal, Moh Toha menambahkan, tindakan tegas akan terus diberikan kepada sekolah yang lalai menjalankan prokes. 

Kata dia, Pemkab Kendal akan terus memantau jalannya PTM terbatas dengan melibatkan masyarakat umum.

Dengan harapan, apa yang sudah dikonsep dan dijalankan untuk kemajuan pendidikan Kendal tetap terjaga, serta menciptakan pembelajaran yang aman dan nyaman.

"Kami akan terus pantau PTM dari satu sekolah ke sekolah lainnya," tambah Toha. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Raih Medali Emas di PON Papua, Atlet Panjat Tebing Purbalingga Terima Bonus dari Bupati

Baca juga: Tak Lama Lagi, Rapid Tes Antigen untuk Syarat Penerbangan Bisa Dilakukan di Bandara JBS Purbalingga

Baca juga: Diduga Kelebihan Muatan, Truk Mengalami Standing di Tanjakan Glempang Banjarnegara

Baca juga: Takmir Masjid Al Iman Desa Petambakan Banjarnegara Galakkan Sedekah Sampah, Dari Dosa Jadi Pahala

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved