Berita Purbalingga

Hanya Pakai Celana Dalam, Pemilik Motor yang Hilang di Tumanggal Purbalingga Ditemukan di Hutan

Pemilik sekaligus pengendara Honda Beat Eko Priyanto (31), yang dilaporkan hilang di Purbalingga sejak Senin (4/10/2021), akhirnya ditemukan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HUMAS POLRES PURBALINGGA
Polisi dan warga saat menemukan Eko Priyanto (tengah) warga Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, di sebuah gubug di kawasan hutan Siduda di wilayah Desa Wlahar, Kecamatan Rembang, Purbalingga, Kamis (7/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemilik sekaligus pengendara Honda Beat, Eko Priyanto (31), yang dilaporkan hilang sejak Senin (4/10/2021), ditemukan di sebuah gubug di kawasan hutan Siduda, Desa Wlahar, Kecamatan Rembang, Purbalingga, Kamis (7/10/2021) siang.

Malam sebelumnya, Rabu (6/10/2021), motor Eko ditemukan tergeletak di kebun warga di Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan.

Eko yang merupakan warga Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga itu ditemukan sekira pukul 10.30 WIB.

Saat ditemukan petugas Polsek Pengadegan dan warga, Eko dalam kondisi lemah dan mengalami dehidrasi.

Pakaian yang dikenakan juga tinggal celana dalam.

Baca juga: Warga Tumanggal Purbalingga Geger, Temukan Motor Tergeletak di Kebun tapi Pengendara Hilang

Baca juga: Dapat Pendampingan, 65 IKM dan UMKM di Purbalingga Dilatih Soal Branding Produk

Baca juga: Selamat! Pemkab Purbalingga Raih Opini WTP Kelima secara Berturut-turut

Baca juga: Dorong Bank Sampah Desa Berkembang, Pemkab Purbalingga Beri Bantuan Motor Pengangkut Sampah

Pencarian Eko dilakukan setelah warga menemukan motor tergeletak di kebun dan dilaporkan ke polisi.

Setelah dilacak, diketahui pemilik sepeda motor itu bernama Eko Priyanto (31).

Kapolsek Pengadegan AKP Susilo mengatakan, Eko pergi dari rumah sejak Senin pagi.

Upaya pencarian kemudian dilakukan lewat menyebar informasi kepada masyarakat, termasuk kepada pemerintahan desa melalui Bhabinkamtibmas.

Kemudian, Raji, seorang warga Dukuh Siduda, Desa Wlahar, mengaku melihat orang asing berjalan melintas hutan dengan hanya memakai celana dalam.

Polisi kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya Eko ditemukan terkapar sendirian di sebuah gubug di kawasan hutan Siduda.

Eko ditemukan sekitar 7 kilometer dari Desa Tumanggal.

Kepada polisi, Eko menuturkan, saat tengah mengendari sepeda motor melintas Desa Tumanggal, pada Senin siang (4/10/2021), ia dihentikan seorang laki-laki yang tidak dikenal.

Baca juga: Sindikat Jual BBM Bersubsidi Ilegal di Pelabuhan Tegal Dibongkar, Pakai Mobil Mirip Milik Kantor Pos

Baca juga: 12 Daerah di Jateng Naik Level PPKM, Ketua Fraksi PKS DPRD Jateng Minta Pemprov Genjot Vaksinasi

Baca juga: Masih Dibahas! Sistem Ganjil Genap Bakal Diterapkan di Tawangmangu Karanganyar

Baca juga: Dukung PTM, 900 Pelajar SMA Negeri 1 Purwareja Klampok Banjarnegara Terima Vaksin Covid

Laki-laki misterius itu menyuruh Eko meninggalkan sepeda motornya di kebun dan menuntunnya berjalan ke kawasan hutan.

"Eko menurut saja dituntun melewati jalan setapak dan masuk hutan. Hingga kemudian, ditinggal di gubug itu sebelum ditemukan pada Kamis siang," ujar Kapolsek dalam laporan tertulisnya.

Saat berjalan di kawasan hutan dengan laki-laki misterius itu, Eko mengaku merasa masih berpakaian lengkap.

"Eko yang lemah dan mengalami dehidrasi dievakuasi ke Puskesmas Pengadegan. Setelah mendapat perawatan, keluarga membawanya pulang ke rumahnya di Desa Jetis," imbuhnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved