Breaking News:

Teror Virus Corona

686 Anak di Banyumas Kehilangan Orangtua akibat Covid, Disediakan Bantuan Tunai dari Kemensos

Dampak pandemi COVID-19 ini membuat 686 anak di Banyumas kehilangan orangtua. Dari mereka, kini menjadi anak yatim, piatu, atau juga yatim piatu.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencegahan corona. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dampak pandemi COVID-19 ini membuat 686 anak di Banyumas kehilangan orangtua. Dari mereka, kini menjadi anak yatim, piatu, atau juga yatim piatu.

Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) Banyumas telah mendata anak-anak yang kehilangan orangtuanya sejak pandemi.

Nantinya, mereka akan diberi bantuan langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

"Dari data yang saat ini terkumpul, ada 686 anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19. Namun, data tersebut bisa terus berkembang," ujar Kabid Perlindungan Jaminan dan Rehabilitas Sosial (PJRS) Dinsospermades Banyumas, Budi, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Bocah 7 Tahun Diduga Diperkosa di Stadion Mini Purwokerto, Polresta Banyumas Dalami Kasus

Baca juga: Terdampak Pandemi, Pelaku Wisata Jatilawang Banyumas Alih Profesi Jadi Penambang Pasir Sungai Serayu

Baca juga: Rektor Unsoed Purwokerto: PTM Mulai Pekan Ketiga Oktober 2021, Diawali Mahasiswa Asal Banyumas Raya

Baca juga: Uniknya Sambutan Buat Ganjar Seusai Mendarat di Mimika, Disuguhi Tari Kuda Lumping Khas Banyumas

Namun, dari jumlah tersebut, Budi mengatakan, baru 156 anak yang terverifikasi.

"Yang belum verval (verifikasi dan validitasi data) 530 anak. Nanti akan kami verval dengan melibatkan petugas lapangan," tambahnya.

Ia menerangkan, yang dimaksud 686 anak ini adalah anak-anak yang berumur sekolah dan masih dibawah 18 tahun.

Rencananya, Kementrian Sosial akan memberikan bantuan kepada 686 anak tersebut.

"Ini ada program bantuan dari Kemensos. Programnya berupa uang tunai. Nanti lewat rekening, by name yang bersangkutan," tambahnya.

Mereka akan mendapat bantuan Rp 200 ribu per bulan, bagi anak yang bersekolah.

Baca juga: Uang Rp 5,8 Miliar di Rekening Hilang Diduga Dibobol, Warga Kudus Gugat Bank Mandiri ke Pengadilan

Baca juga: Tim Sepak Bola Jateng Pulang Tanpa Bawa Medali PON Papua, Asprov PSSI Jateng Minta Maaf

Baca juga: Warga Tumanggal Purbalingga Geger, Temukan Motor Tergeletak di Kebun tapi Pengendara Hilang

Baca juga: Ruang Ganti Stadion Manahan Solo Rusak Usai Laga PSG Pati vs PSCS Cilacap, Ini Kata Wali Kota Gibran

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved