Berita Solo

Ruang Ganti Stadion Manahan Solo Rusak Usai Laga PSG Pati vs PSCS Cilacap, Ini Kata Wali Kota Gibran

Ruang ganti pemain di Stadion Manahan Solo dilaporkan rusak setelah pertandingan Liga 2 2021 yang mempertemukan PSG Pati dan PSCS Cilacap, Senin.

Editor: rika irawati
Instagram/740aerialvideography
Penampakan dari udara Stadion Manahan Solo yang sudah rampung direnovasi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Ruang ganti pemain di Stadion Manahan Solo dilaporkan rusak setelah pertandingan Liga 2 2021 yang mempertemukan PSG Pati dan PSCS Cilacap, Senin (4/10/2021).

Kondisi ini pun mengundang keprihatinan pecinta sepak bola di Kota Solo.

Apalagi, Stadion Manahan diproyeksikan digunakan sebagai lokasi Piala Dunia U-20 pada 2023 nanti. Stadion ini pun belum lama selesai direnovasi.

Aulia Haryo Suryo, mantan koordinator komunitas Pasoepati, pendukung tim sepak bola Persis Solo, mengungkapkan keprihatinan atas rusaknya fasilitas di stadion tersebut.

Menurutnya, Stadion Manahan seharusnya dijaga dan dirawat bersama-sama.

"Kami sangat menyayangkan. Apalagi, setelah direnovasi, Stadion Manahan belum dipakai resmi untuk Piala Dunia," katanya.

"Pemain, baik Liga 1 atau Liga 2, harus bisa menjaga dan merawat aset negara," lanjut Aulia.

Baca juga: Sudah Move On dari Persis, PSG Pati Berambisi Raih Poin Penuh Lawan PSCS Cilacap di Liga 2

Baca juga: Jokowi Resmikan Stadion Manahan Solo: Bismillahirrahmanirrahim, Semoga Bisa untuk Piala Dunia U-20

Baca juga: Tiga ASN Pemkot Solo Bikin Gibran Geram, Tepergok Makan di Warung saat Jam Kerja

Baca juga: Lempar Batu ke KA Bangunkarta, Remaja di Solo Dibawa ke Kantor Polisi. Begini Akhirnya

Sebelumnya, Ketua Askot PSSI Surakarta Paulus Haryoto menjelaskan, renovasi Stadion Manahan menghabiskan dana Rp 301 miliar.

Dana tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018-2019.

Sementara, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming memastikan, kerusakan di ruang ganti sudah diperbaiki.

Pihaknya segera menerjunkan petugas begitu mendapat kabar ada kerusakan.

"Wis rapopo (sudah tidak apa-apa), sudah diperbaiki. Tanggung jawab tuan rumah. Sudah dipanggilkan tukang satu jam jadi," kata dia, Senin (4/10/2021).

Namun demikian, Gibran mengaku tak tahu pasti oknum yang melakukan perusakan.

Selain itu, kata Gibran, kerusakan tak terlalu parah.

"Tidak tahu siapa yang merusak. Kami tugasnya memperbaiki," tutur Gibran. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perusakan Ruang Ganti Stadion Manahan Solo, Warga: Sayang, Belum Resmi Dipakai Piala Dunia".

Baca juga: Cerita Dibalik Kamp Isolasi Gerwani Era G30S di Batang: Sukarni Kecil Suka Nonton Mereka Main Wayang

Baca juga: Gudang Shopee Express di Pejaringan Jakarta Utara Terbakar, Begini Nasib Barang Pesanan Konsumen

Baca juga: Selamat! Pemkab Purbalingga Raih Opini WTP Kelima secara Berturut-turut

Baca juga: Pencarian Nelayan di Pantai Sumberjati Kebumen Dihentikan, Korban Terakhir Ditemukan di Hari Kelima

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved