Breaking News:

Berita Solo

Bukan Tilang, Pelanggar Lalu Lintas yang Terjaring Operasi Patuh Candi di Solo Dapat Vaksin Gratis

Sejumlah pelanggar lalu lintas terjaring dalam Operasi Patuh Candi 2021 yang digelar Polresta Solo.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRESTA SOLO
Anggota Satlantas Polresta Solo mengecek kelengkapan surat pengendara dalam Operasi Patuh Candi 2021, Rabu (29/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Sejumlah pelanggar lalu lintas terjaring dalam Operasi Patuh Candi 2021 yang digelar Polresta Solo. Alih-alih mendapat tilang, mereka yang kemudian diketahui belum mendapat vaksin Covid-19, divaksin.

Wakasatlantas Polresta Solo AKP Sutoyo menyampaikan, pihaknya menindak 11 pengendara yang tidak membawa SIM dan STNK.

"Kemarin, kami melaksanakan pemeriksaan aplikasi E-Peduli, pemeriksaan surat-surat vaksin. Kemudian, di lokasi, saya temukan beberapa pengendara yang tidak membawa SIM dan STNK," ucapnya, Kamis (30/9/2021).

Kemudian, lanjut Sutoyo, karena tidak membawa kelengkapan surat-surat, pihaknya melakukan penindakan dengan E-Tilang.

"Lalu, sesuai kebijakan pimpinan terkait kebut vaksin, kami laksanakan penindakan tilang dengan ditukar vaksin," ungkapnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid Wilayah Aglomerasi Ditarget 70 Persen, Pemkot Buka Sentra Vaksin untuk KTP Non-Solo

Baca juga: Berkedok Layanan Pijat, Tempat Kos di Nusukan Solo Ini Ternyata Buka Jasa Prostitusi Sesama Jenis

Baca juga: Tuan Rumah Berjaya! Persis Solo Tundukkan PSG Pati dengan Skor 2-0 di Laga Pembuka Liga 2 2021

Baca juga: Tiap Hari Ada 30 Peserta Absen Tanpa Pemberitahuan - Evaluasi Ujian SKD CPNS Karanganyar di Solo

Namun, dalam pelaksanaannya, pihaknya tidak memaksa. Hanya kepada mereka yang mau divaksin, vaksinasi Covid-19 diberikan.

"Kemudiam, denda tilang kami bebaskan, tidak perlu hadir ke pengadilan. Jadi, selesai di tempat," ungkapnya.

Setelah itu, menurut Sutoyo, barang bukti berupa SIM dan STNK yang sebelumnya ditahan, langsung diserahkan di lokasi.

"Untuk masyarakat yang sudah divaksin, saya ucapkan terima kasih karena sudah divaksin. Kemudian, kalau ada pelanggarannya yang tidak begitu fatal, tidak sampai menyebabakan kemacetan, hanya kami peringatkan," ungkapnya.

Dia menjelaskan, untuk 11 pengendara yang sudah ditindak, 10 di antaranya belum vaksin.

"10 saya antar mulai dari pendaftaran sampai terakhir diberi surat vaksin dosis 1. Untuk kebijakan ini semoga akan berkelanjuta. Kami menunggu kebijakan dari pimpinan Polresta Solo," ujarnya.

Operasi Patuh Candi 2021 digelar mulai 20 September hingga 3 Oktober 2021.

Dalam operasi ini, anggota Polresta Solo tak hanya menindak warga yang melanggar peraturan lalu lintas tetapi juga mereka pengendara yang melanggar protokol kesehatan. (*)

Baca juga: Gelapkan Barang Pakai Modus Faktur Fiktif, Warga Sumbang Banyumas Rugikan Perusahaan Rp 432 Juta

Baca juga: Waspada! Kudus Berpotensi Diguncang Gempa Hingga 6 SR dari Sesar Kendeng

Baca juga: Napi Rutan Purbalingga Diajak Memproduksi Truk Oleng Mainan Anak-anak, Dijual Rp 100 Ribu/Buah

Baca juga: Ada 20 Paket Proyek yang Dikerjakan Tahun Ini, DPUPR Banjarnegara Pastikan Semua Rampung November

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved