Breaking News:

Berita Banjarnegara

Ada 20 Paket Proyek yang Dikerjakan Tahun Ini, DPUPR Banjarnegara Pastikan Semua Rampung November

DPUPR Banjarnegara memastikan, 20 paket proyek tahun anggaran 2021 tak terganggu kasus dugaan korupsi yang menjerat bupati nonaktif Budhi Sarwono.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Tangkapan layar seorang anggota dewan memukul talud dan secara mudah hancur hanya menggunakan tangan kosong di ruas Jalan Kutayasa-Larangan, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (22/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Banjarnegara memastikan, pekerjaan 20 paket proyek tahun anggaran 2021 tak terganggu peristiwa penahanan Bupati nonaktif Budhi Sarwono oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sesuai jadwal, 20 paket proyek tersebut dijadwalkan rampung dikerjakan November 2021.

"Hingga bulan November, sudah selesai semua kegiatan 2021," ungkap Sekretaris Dinas PUPR Banjarnegara Arqom Al Fahmi, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Tak Hanya di Pagentan, Komisi 3 DPRD Banjarnegara Juga Temukan Proyek Tak Sesuai Spek di Kebondalem

Baca juga: Akui Ada Proyek Tak Sesuai Spek, DPUPR Banjarnegara Bakal Tolak Penyerahan sebelum Diperbaiki

Baca juga: Siswi MAN 2 Banjarnegara Curi Perhatian Dunia, Fani Kiper Timnas di Kualifikasi Piala Asia 2022

Baca juga: Pak Ogah Banjarnegara Dikumpulkan, Dilatih 12 Gerakan Lalu Lintas, Pulangnya Dapat Paket Sembako

Arqom mengatakan, 20 paket pekerjaan itu tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara.

Jenis pekerjaan umumnya terdiri dari pembangunan jalan, jembatan, hingga infrastruktur pendukung semisal talud.

Nilai proyek pada setiap paket kegiatan pun bervariasi, mulai Rp 2,5 miliar hingga Rp 25 miliar.

"Total, sekitar Rp 240 miliar di Bina Marga untuk tahun 2021," katanya.

Dari catatannya, dari 20 pekerjaan itu, delapan di antaranya telah rampung dikerjakan di delapan kecamatan.

Sisanya, 12 pekerjaan, masih berjalan atau dalam proses penyelesaian oleh rekanan.

Arqom optimistis, seluruh kegiatan itu akan selesai sesuai target.

Termasuk, perbaikan talud di ruas Kutayasa-Larangan yang sempat viral karena diduga tak sesuai spek. (*)

Baca juga: Tak Puas Hasil Pengundian Kios dan Lapak, Pedagang Pasar Johar Temui Wali Kota Semarang

Baca juga: Petugas Lapas Semarang Temukan Bungkusan di Area Branggang, Saat Dibuka Berisi 195 Butir Pil Koplo

Baca juga: Cegah Klaster Sekolah, RSUD Margono Soekarjo Purwokerto Banyumas Siapkan 10 Ribu Vaksin bagi Pelajar

Baca juga: Cerita Siswa SMP Negeri 4 Mrebet Purbalingga Jalani Karantina 10 Hari, Belajar Bareng saat Bosan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved