Breaking News:

Berita Banyumas Hari Ini

Mantap Nih, Pemkab Banyumas 10 Kali Berturut-turut Raih Opini WTP

Menteri Keuangan: Bagi instansi yang mendapatkan opini WTP 10 kali berturut-turut, seperti Pemkab Banyumas bisa menjadi contoh bagi instansi lain. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANYUMAS
Bupati Banyumas, Achmad Husein didampingi Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono, serta undangan lainnya saat mengikuti acara penghargaan WTP dari Kemenkeu RI dari Purwokerto Smart Room Graha Satria, Purwokerto, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Tahun ini Pemkab Banyumas kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan secara 10 kali berturut-turut. 

Capaian ini pun diganjar dengan penghargaan yang disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani pada Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 secara virtual Selasa (14/9/2021).

Rakernas tersebut mengusung tema 'Bangkitkan Ekonomi, Pulihkan Negeri, Bersama Hadapi Pandemi'.

Baca juga: Warga RW 02 Gumelar Kidul Banyumas Tak Lagi Kesulitan Air Bersih, Pemkab Buatkan Sumur Bor dari DAK

Baca juga: Bioskop di Purwokerto Sudah Boleh Buka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Menurut Bupati Banyumas

Baca juga: Tes SKD CPNS Banyumas 2021 Dimulai, Peserta yang Positif Covid Bisa Ikut Tes Ulang. Begini Caranya

Baca juga: Harusnya Level 2 PPKM, Ini Data Kasus Covid di Banyumas Versi Dinkes

Bupati Banyumas, Achmad Husein didampingi Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala Bappedalitbang, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah serta undangan lainnya mengikuti dari Purwokerto Smart Room Graha Satria.

Menurut Bupati, Pemkab Banyumas meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 10 kali sejak LKPJ 2011.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengapresiasi dan berharap dengan adanya penghargaan ini seluruh instansi terus menjaga keuangan negara secara profesional, akuntabel, dan transparan.

Bagi instansi yang mendapatkan opini WTP 10 kali berturut-turut, kata Menkeu, bisa menjadi contoh bagi instansi lain. 

Menkeu juga melihat adanya peningkatan kualitas laporan keuangan pada pemerintahan daerah. 

486 dari 542 pemerintah daerah atau 89,7 persen mendapatkan opini WTP, yang terdiri dari 33 provinsi, 88 pemerintah kota, dan 365 pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.

"Kami ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh Kementerian Lembaga dan Pemerintah Daerah yang terus menjaga dan mengelola keuangan negara dan membangun tata kelola di masing-masing Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah."

"Karena yang digunakan adalah dana publik dana rakyat dan harus mempertanggungjawabkan secara baik, juga terus menjaga tata kelola," jelas Menkeu.

Pada kesempatan yang sama, Menkeu juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Lembaga-lembaga yang terus mengawal bersama pelaksanaan keuangan negara.

Mulai dari aparat penegak hukum, jajaran auditor internal, dan jajaran BPK selaku auditor eksternal pemerintah yang senantiasa memberikan masukan perbaikan yang konstruktif terhadap pengelolaan keuangan negara.

"Hari ini kami juga ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Ketua BPK, Wakil ketua BPK, anggota BPK serta para auditor BPK yang terus mengawal dan menjaga semua dalam melaksanakan akuntabilitas publik dari penggunaan uang negara menghadapi krisis yang luar biasa dahsyat," ucapnya. (*)

Baca juga: Butuh Informasi atau Pertolongan Cepat di Kota Pekalongan? Telepon Saja Call Center 112, Gratis!

Baca juga: PTM Terbatas di Kabupaten Pekalongan Dimulai Besok, Disdikbud: Tak Wajib Pakai Seragam

Baca juga: Pekan Ini di Kendal, Sekolah Penyelenggara PTM Terbatas Diperluas, Tersebar di 20 Kecamatan

Baca juga: Pipa Saluran Air Baku ke Kawasan Industri Kendal Mulai Dipasang, Ditarget Rampung Desember 2021

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved