Berita Kendal

Pipa Saluran Air Baku ke Kawasan Industri Kendal Mulai Dipasang, Ditarget Rampung Desember 2021

PT Kadi International mengebut pemasangan pipa saluran air baku untuk Kawasan Industri Kendal. Pemasangan ditargetkan rampung Desember.

Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Petugas DPUPR dan KIK meninjau pemasangan pipa penyuplai air baku di Kecamatan Brangsong, Minggu (12/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - PT Kadi International mengebut pemasangan pipa saluran air baku di Kabupaten Kendal. Mereka pun menargetkan, pemasangan pipa ini rampung hingga Desember 2021.

Rencananya, pipa sepanjang lima kilometer ini bisa menghasilkan debit air 250-500 liter per detik dari Bendung Karet Sungai Blorong hingga ke Kawasan Industri Kendal (KIK).

Pemerintah Kabupaten Kendal berharap, pemasangan pipa tepat pada waktunya agar air baku yang dihasilkan dari Bendung Karet ini bisa difungsikan pada awal Januari 2022.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal Sugiono mengatakan, penyambungan pipa dikerjakan dengan melintasi empat desa dan menyeberangi satu sungai.

Meliputi, Desa Turunrejo, Rejosari, dan Desa Purwokerto di Kecamatan Brangsong, serta Desa Wonorejo di Kecamatan Kaliwungu. Juga, Sungai Waridin.

Baca juga: Pedagang Pasar Weleri Kendal Berharap Pindah ke Pasar Darurat Akhir September, Masih Tunggu Sarpras

Baca juga: Kepada Pengelola Jalan Tol, Pemkab Kendal Beri Diskon PBB 20 Persen, Ini Alasannya

Baca juga: 12 Ribu Dosis Vaksin Sudah Disiapkan Pekan Ini, Pemkab Kendal Kebut Vaksinasi Pelajar

Baca juga: 300 Meter Butuh Penanganan Khusus, DPUPR Kendal Buka Jalur Alternatif Gemuh - Patean

Dalam pekerjaannya, pipa berukuran 50 sentimeter ini ditanam di bawah jalan desa dan jalan kabupaten hingga ke KIK.

Pada tahun pertama, pemerintah kabupaten menyewa pemanfaatan jalan desa sebagai jalur utama pipa.

Sejanjutnya, semua jalan desa yang dilewati pipa suplai air baku ini akan berubah status menjadi jalan kabupaten.

Sugiono juga menegaskan bahwa PT Kadi International berkomitmen mengembalikan kondisi jalan yang digali seperti sedia kala.

Sehingga, pihak desa tidak merasa dirugikan atas pekerjaan penyambungan pipa untuk menyuplai ketersediaan air baku untuk kawasan industri.

"Kami sudah MoU dengan pihak desa. Biaya sewa dari pemerintah daerah ke desa. Biayanya disepakati sesuai panjang yang dilewati dan akan kami bayarkan di anggaran perubahan APBD 2021," terangnya, Minggu (12/9/2021).

Sementara itu, proyek pekerjaan Bendung Karet Sungai Blorong saat ini sudah mencapai 78 persen.

Koordinator Lapangan (Site Engineer) PT Kadi International, Imam Teguh Santoso menerangkan, proses pemasangan pipa sudah berjalan di tiga desa dengan estimasi mencapai 40 persen pekerjaan.

Meski sempat molor karena terkendala sosialisasi kepada pihak desa, pihaknya optimistis, semua pipa terpasang Desember nanti.

Baca juga: Hore! Peserta Seleksi P3K Kota Semarang Bisa Tes Antigen Gratis di Puskesmas Terdekat

Baca juga: Butuh Informasi atau Pertolongan Cepat di Kota Pekalongan? Telepon Saja Call Center 112, Gratis!

Baca juga: Tak Biasa, Bocah 3 Tahun di Kota Tegal Suka Nyemil Tanah dan Pecahan Tembok. Ini Penjelasan Sang Ibu

Baca juga: Tiga Kursi Kepala OPD di Pemkab Kudus Kosong, Buntut Mutasi Lima Pejabat

Dengan itu, suplai air baku ke KIK bisa dimulai pada awal 2022.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved