Breaking News:

Berita Kesehatan

WHO Waspadai Virus Corona Varian Mu: Ditemukan di Kolombia, Dinilai Kebal terhadap Vaksin

Di tengah kasus Covid-19 yang melandai, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) justru meningkatkan kewaspadaan terhadap varian baru virus corona jenis Mu.

Editor: rika irawati
AFP/US Food and Drug Administration/Handout
Ilustrasi virus Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JENEWA - Di tengah kasus Covid-19 yang melandai, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) justru meningkatkan kewaspadaan terhadap varian baru virus corona.

Mutasi virus yang diberi nama 'Mu' ini dinilai lebih resistan terhadap vaksin.

Dikutip dari Kontan.co.id, Rabu (1/9/2021), Varian Mu ini pertama kali diidentifikasi di Kolombia pada bulan Januari lalu.

Dilansir dari Channel News Asia, varian Mu secara ilmiah disebut sebagai B.1.621 dan telah diklasifikasikan ke dalam "varian of interest" oleh WHO pada Selasa (31/8/2021), melalui buletin mingguannya.

Setelah terdeteksi di Kolombia, Mu dilaporkan ditemukan juga di sejumlah negara lain di Amerika Selatan dan di Eropa.

Baca juga: Waspada! WHO Peringatkan Munculnya Varian Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

Baca juga: Orang yang Sudah Vaksin Dua Kali Masih Bisa Terinfeksi Covid, Begini Penjelasan WHO

Baca juga: Kasus Covid Terus Mencapai Rekor, WHO Desak Indonesia Lakukan Penguncian Lebih Ketat

Baca juga: Makanan Rekomendasi WHO untuk Jaga Daya Tahan Tubuh di Tengah Pandemi Covid: Buah dan Sayuran Segar

Laporan WHO menyebut, varian ini memiliki mutasi yang menunjukkan kemampuan resistensi terhadap vaksin.

Setelah ini, penelitian lebih lanjut akan segera dilakukan untuk lebih memahaminya.

Dalam buletin mingguannya, WHO menjelaskan bahwa varian Mu memiliki konstelasi mutasi yang menunjukkan sifat potensial untuk lari dari sistem imun.

Masuknya varian Mu ke dalam kategori dengan perhatian khusus dari WHO ini jelas menimbulkan kekhawatiran baru di tengah merebaknya varian Delta yang lebih menular.

Semua virus yang ada, termasuk SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19, pada dasarnya akan selalu bermutasi dari waktu ke waktu.

Mutasi tertentu dapat memengaruhi sifat virus dan memengaruhi seberapa mudah virus itu menyebar, serta tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkan.

Yang paling dikhawatirkan adalah mutasi yang menyebabkan virus menjadi lebih tahan terhadap vaksin, obat-obatan, dan tindakan pencegahan lain.

WHO, sejauh ini, telah mengidentifikasi empat varian Covid-19 yang menjadi perhatian, yakni Alpha, Beta, Gamma, dan Delta. Saat ini lima varian baru, termasuk MU, sedang dalam pantauan khusus WHO. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul WHO awasi kemunculan varian virus corona baru bernama Mu.

Baca juga: Tes SKD CASN Digelar Besok, Calon Peserta Bisa Melakukan Simulasi di Sini

Baca juga: Ditemukan Tewas di Lereng Kebun, Petani Purbalingga Ini Diduga Jatuh saat Cabut Tunas Pohon Pisang

Baca juga: 27 Sekolah di Banyumas Mulai Gelar PTM, Setiap Kelas Hanya Diisi 50 Persen dari Kapasitas Kelas

Baca juga: Kabar Gembira! Pemkab Kebumen Siapkan Rumah DP Nol Persen untuk THL, Dibangun Mulai 2022

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved