Breaking News:

Berita Purbalingga

Ditemukan Tewas di Lereng Kebun, Petani Purbalingga Ini Diduga Jatuh saat Cabut Tunas Pohon Pisang

Petani asal Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Kasmad (70), ditemukan tewas di lereng bukit, Selasa (31/8/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Petani asal Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Kasmad (70), ditemukan tewas di lereng bukit, Selasa (31/8/2021). Kasmad diduga jatuh saat berladang.

Dari laporan yang diperoleh polisi, kejadian diketahui sekitar pukul 10.25 WIB.

"Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di bawah lereng kebun oleh anaknya, bernama Sano (45)," kata Kasi Humas Polres Purbalingga Iptu Muslimun dalam rilis yang diterima, Rabu (1/9/2021).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, Kamad berangkat dari rumah menuju ladang sekira pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Perubahan APBD 2021 Disetujui, Pendapatan Kabupaten Purbalingga Rp 1,98 Triliun

Baca juga: Pendapatan Turun Akibat Covid, Pria di Purbalingga Nekat Bobol Toko Vape untuk Hidupi Anak Istri

Baca juga: Purbalingga Terima Dana Rp 6 Miliar dari Kemen PUPR, Digunakan untuk Membedah 300 Rumah MBR

Baca juga: Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi, Kwarcab Purbalingga Sabet Lima Juara di Lomba Kwarda Jateng

Ladang tersebut di lereng perbukitan, sekitar 2 kilometer dari pemukiman warga.

Sano yang juga berangkat ke ladang, kemudian mendapati ayahnya sudah tergeletak di lereng.

Sano kemudian meminta bantuan warga lain untuk mengecek kondisi Kasmad.

Namun, saat dicek, Kasmad sudah meninggal dunia.

Polisi dari Polsek Karangreja dan Inafis Polres Purbalingga kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Bersama dokter puskesmas, mereka memeriksa jenazah Kasmad.

Hasilnya, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan.

Diduga, Kasmad terjatuh saat mencabut tunas pohon pisang.

Karena, di dekat Kasmad ditemukan tunas pohon pisang yang sudah tercabut.

"Diduga, korban yang saat itu terjatuh ke lereng setinggi 1,5 meter tidak diketahui warga dan tidak segera mendapatkan pertolongan sehingga meninggal dunia," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: 27 Sekolah di Banyumas Mulai Gelar PTM, Setiap Kelas Hanya Diisi 50 Persen dari Kapasitas Kelas

Baca juga: Kabar Gembira! Pemkab Kebumen Siapkan Rumah DP Nol Persen untuk THL, Dibangun Mulai 2022

Baca juga: Pemerintah Beri Lampu Hijau Liga 1 2021, Enam Pertandingan Siap Digelar Akhir Pekan Ini

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 1 September 2021: Rp 981.000 Per Gram

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved