Breaking News:

Berita Semarang

Insentif Cair, Nakes dan Staf RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang Bagi-bagi Sembako ke Warga

Manajemen dan staf RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN) Ketileng, Semarang, membagikan 650 paket sembako, Minggu (25/7/2021).

Penulis: iwan Arifianto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok RSUD KRMT Wongsonegoro
Manajemen dan staf RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN) Ketileng Semarang membagikan 650 paket sembako kepada warga di Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Minggu (25/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Manajemen dan staf RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN) Ketileng, Semarang, membagikan 650 paket sembako, Minggu (25/7/2021).

Pembagian sembako ini menyasar masyarakat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Khususnya, di Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.

"Dana yang kami pakai ini bersumber dari patungan teman-teman nakes (tenaga kesehatan) dan seluruh pegawai RSWN. Pemerintah telah memberi insentif kepada nakes. Sebagai apresiasi kepada pemerintah dan ucapan terima kasih, kami berbagi untuk yang lain," ucap Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati.

Baca juga: Perayaan Hari Anak Nasional Kota Semarang Diwarnai Kabar Duka: 578 Anak Positif Covid, 5 Meninggal

Baca juga: Bantuan Sosial Tunai Kota Semarang Mulai Disalurkan, Penerima Wajib Vaksin Covid sebelum Pencairan

Baca juga: Banyak Hotel Terancam Gulung Tikar di Kabupaten Semarang, Imbasnya Karyawan Kena PHK

Baca juga: Pak Muh Namanya, Purnawirawan Polisi Asal Semarang Ini Sudah 12 Kali Donor Plasma Konvalesen

Selain membagikan sembako, pihaknya bakal menggerakan nakes untuk membeli dagangan dari penjual kecil.

"Saya mengajak teman-teman untuk membantu warga di sekitarnya, misalnya dengan membeli dagangan para pedagang kecil. Tak lupa, juga mengingatkan untuk disiplin prokes," terangnya.

Di sisi lain, dia menyebut, pemberlakuan PPKM Darurat mampu menurunkan jumlah pasien Covid-19.

Saat ini, pasien Covid-19 di RSWN turun hingga 50 persen.

"Ya, turun 50 persen selepas ada kebijakan PPKM Darurat," katanya.

Sementara itu, Ketua RW 5 Mukti Kushartono mengucap terima kasih atas kepedulian para nakes kepada warga.

"Setidaknya, mampu mengurangi kesulitan warga di tengah pandemi," ucapnya. (*)

Baca juga: Selamat! Atlet Angkat Besi Eko Yuli Irawan Raih Perak di Olimpiade Tokyo, Medali Kedua Indonesia

Baca juga: Dihantam Pandemi dan Terdampak PPKM, HIPMI Jateng: Kebijakan Pemerintah Membuat Kita Miskin

Baca juga: Bupati Klaim Kasus Covid di Batang Turun Sejak PPKM Darurat, dari 70 Kasus Jadi 50 Kasus Harian

Baca juga: Stok Habis, Vaksinasi Dosis Dua untuk Masyarakat Umum di Kendal Terancam Tak Tepat Waktu

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved