Berita Semarang

Bantuan Sosial Tunai Kota Semarang Mulai Disalurkan, Penerima Wajib Vaksin Covid sebelum Pencairan

Bantuan sosial tunai (BST) dari Kementrian Sosial (Kemensos) bagi keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Semarang sudah cair.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok PT Pos Indonesia
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyalurkan BST kepada warga, Jumat (23/7/2021). Penerima BST diminta mengikuti vaksin sebelum menerima pencairan bantuan sosial tunai itu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bantuan sosial tunai (BST) dari Kementrian Sosial (Kemensos) bagi keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Semarang sudah cair. Penyaluran dilakukan PT Pos Indonesia Kota Semarang.

Kepala PT Pos Indonesia Kota Semarang Mujiyono menyampaikan, sebelumnya, ada 113 ribu KPM di Kota Semarang yang menerima BST.

Saat ini, bantuan baru turun kepada 102.543 KPM. Sisanya, akan ada susulan dari Kemensos.

Masing-masing KPM menerima Rp 300 ribu per bulan. Pencairan kali ini dilakukan untuk dua periode, yakni Mei dan Juni. Sehingga, setiap KPM menerima Rp 600 ribu.

Baca juga: Perayaan Hari Anak Nasional Kota Semarang Diwarnai Kabar Duka: 578 Anak Positif Covid, 5 Meninggal

Baca juga: Kabar Flavio Beck Junior di PSIS Semarang Terjawab Sudah, Kini Resmi Berstatus Free Transfer

Baca juga: Cerita Pemilik Bisnis Peti Mati di Semarang di Tengah Pandemi: Banyak Pesanan tapi Belum Dibayar

Baca juga: Percepat Pembentukan Kekebalan Kelompok, Pemkot Semarang Berencana Buka Vaksinasi Covid di Kelurahan

Mujiyono mengatakan, penyaluran mulai dilakukan pada 20 Juli dan ditargetkan rampung akhir bulan ini.

Di tengah pemberlakukan pembatasan sosial masyarakat (PPKM), penyaluran BST sedikit berbeda.

PT Pos Indonesia berupaya menghindari kerumunan agar tidak menimbulkan klaster baru.

"Kami door to door, khususnya bagi penerima yang kondisinya tidak memungkinkan. Misalnya, lansia, yang sakit, dan difabel. Ada juga peluang membagikan ke mikro komunitas," sebut Mujiyono, saat dihubungi melalui telepon, Jumat (23/7/2021).

Mujiyono melanjutkan, Wali Kota Semarang juga memiliki rencana percepatan vaksinasi. Satu di antara sasarannya adalah penerima BST.

Rencananya, penyaluran BST akan dilakukan berbarengan dengan program vaksinasi. Penerima BST nantinya harus mengikuti vaksinasi.

"Kemarin, Pak Wali (wali kota, Red) sudah mengawali di empat kelurahan, yaitu Srondol Wetan, Srondol Kulon, Pudakpayung, dan Banyumanik. Orang yang ambil BST harus vaksin dulu. Jadi, kami akan dompleng ke tempat vaksinasi untuk penyaluran BST," jelasnya.

Selain di kelurahan yang menyelenggarakan vaksinasi, sambung dia, PT Pos Indonesia juga menyiapkan petugas di puskesmas.

Penerima mengikuti vaksin terlebihdahulu baru mendapatkan BST dari PT Pos Indonesia.

"Pola ini kami coba mulai Senin besok. Ini untuk percepatan. Kasihan masyarakat sudah nunggu. Kondisi seperti ini masyarakat sangat berharap segera dapat uang. Kalau door to door memerlukan waktu cukup lama," ujarnya.

Baca juga: 43 Desa di Karanganyar Masuk Daerah Rawan DBD, Ini Sebarannya

Baca juga: 2 Perusahaan di Kudus Kena Tegur, Ada Pegawai Tak Pakai Masker di Lingkungan Pabrik

Baca juga: Sewa Kios di Pasar Tumenggungan Kebumen Dikabarkan Naik 300 Persen, Bupati Arif: Itu Tidak Benar

Baca juga: Pemkab Banyumas Aktifkan Lagi 3 Tempat Karantina Covid Terpusat, Ini Lokasi dan Kapasitasnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved