Breaking News:

Penanganan Corona

Pemkab Banyumas Aktifkan Lagi 3 Tempat Karantina Covid Terpusat, Ini Lokasi dan Kapasitasnya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menyiapkan tiga tempat isolasi terpusat bagi warga terkonfirmasi positif Covid-19.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
ILUSTRASI. Para santri putri yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani karantina di Balai Diklat Baturraden antre mengikuti tes swab, Jumat (2/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menyiapkan tiga tempat isolasi terpusat bagi warga terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketiga tempat karantina ini dikhususkan bagi mereka yang tidak menunjukkan gejala tau orang tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan.

"Kapasitas total di tiga tempat isolasi yang kami siapkan lebih dari 300 tempat tidur," jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas Titik Puji Astuti kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Warga Meninggal dan Bocah 6 Tahun di Banyumas Terdata Terima BST Kemensos, Ini yang Dilakukan Pemkab

Baca juga: Diserbu Pertanyaan Anak-anak Cilongok Banyumas soal Tugas Presiden, Ini yang Bikin Jokowi Tertawa

Baca juga: Penyekatan di 24 Jalan di Banyumas Diperpanjang Hingga 25 Juli

Baca juga: Banyumas Terima 3000 Paket Obat Covid untuk Warga Isoman, Disalurkan Lewat Puskesmas

Titik mengatakan, ketiga tempat isolasi tersebut adalah Balai Diklat Baturraden dengan kapasitas maksimal 90 orang dan Wisma Pondok Slamet Baturraden dengan kapasitas 80 orang.

Pemkab juga membuka kembali tempat isolasi terpusat di Hotel Tiara yang berada di Jalan S Parman Purwokerto.

Tempat ini memiliki kapasitas sekitar 175 tempat tidur.

"Untuk tingkat keterisiaannya, di Balai Diklat dan Wisma Pondok Slamet, sekarang separuhnya, kalau di Hotel Tiara terisi sepertiga," ujar Titik.

Bagaimana mekanisme pasien Covid-19 yang akan menjalani isolasi di tempat yang disediakan Pemkab?

"Rekomendasi dari Puskesmas atau Dinas Kesehatan (Dinkes). Pasien koordinasi dulu, yang bisa menentukan masuk tidaknya itu dari Puskesmas atau Dinkes," jelas Titik.

Baca juga: Exit Tol Ditutup, Jalan Arteri Salatiga Dipadati Truk dan Angkutan Barang

Baca juga: Perayaan Hari Anak Nasional Kota Semarang Diwarnai Kabar Duka: 578 Anak Positif Covid, 5 Meninggal

Baca juga: Malam-malam, Pasukan Polisi Bersenjata Lengkap Datangi RSUD Dr Moewardi Solo. Apa yang Terjadi?

Baca juga: Warga Meninggal dan Bocah 6 Tahun di Banyumas Terdata Terima BST Kemensos, Ini yang Dilakukan Pemkab

Selain tempat isolasi terpusat, Pemkab juga mengubah Hotel Rosenda Baturraden menjadi rumah sakit darurat Covid-19.

Sementara itu, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), sejak awal Juli, juga menyiapkan tempat isolasi yang diberi nama Rumah Isolasi Bahagia dengan kapasitas 20 kamar.

Namun, tempat tersebut diprioritaskan bagi mahasiswa Unsoed yang tidak memungkinkan menjalani isolasi di tempat kos. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lokasi Isolasi Pasien Covid-19 Tak Bergejala dan Gejala Ringan di Banyumas".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved