Breaking News:

Berita Solo

Malam-malam, Pasukan Polisi Bersenjata Lengkap Datangi RSUD Dr Moewardi Solo. Apa yang Terjadi?

Tim Sparta Polresta Solo dan Brimob Den C Polda Jateng mendatangi RSUD Dr Moewardi Solo, Kamis (22/7/2021) malam.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Humas Polresta Solo
Tim Sparta Polresta Solo dan Brimob Den C Polda Jateng mengantar nasi kotak bagi tenaga kesehatan di RSUD Dr Moewardi Solo, Kamis (22/7/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Tim Sparta Polresta Solo dan Brimob Den C Polda Jateng mendatangi RSUD Dr Moewardi Solo, Kamis (22/7/2021) malam.

Rombongan pasuken elit Polri dan Polresta Solo ini pun menarik perhatian lantaran beberapa di antaranya masih membawa senjata lengkap dan pelindung diri lain.

Ternyata, mereka datang bukan untuk melakukan pengamanan.

Mereka membawa beberapa bungkus plastik berwarna hitam, berisi puluhan nasi kotak bagi tenaga kesehatan yang berjaga di rumah sakit tersebut.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, banyak nakes selama PPKM Darurat dan dilanjutkan dengan PPKM Level IV ini kesulitan mencari makan saat berjaga.

Baca juga: Nakes di RSUD Ngipang Solo Dapat Ancaman dari Keluarga Pasien Covid, Begini Duduk Perkaranya

Baca juga: Sembuh dari Covid, Walikota Solo Gibran Masih Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Keliling Bawa Bronjong, Kapolsek Pasar Kliwon Solo Bagikan Sembako ke Warga Terdampak PPKM Darurat

Baca juga: Berujung Minta Maaf, Pemuda asal Banjarsari Solo Komentar Negatif di Medsos Ambulans Dilempar Batu

Hal itu lantaran warung-warung di sekitar rumah sakit tersebut tutup sejak pukul 20.00 WIB, sesuai surat edaran Wali Kota Solo.

"Tak seberapa perhatian kami untuk para nakes yang sedang bertugas malam ini. Semoga, perhatian kecil kami bermanfaat untuk para nakes yang bertugas malam ini," ucap Ade, Jumat (23/7/2021).

Ade mengatakan, para nakes ini, selama pandemi, bekerja ekstra menangani pasien Covid-19. Bahkan, bekerja siang hingga malam.

Selain itu, mereka juga mempunyai risiko tinggi terpapar Covid-19 karena bertemu langsung dengan orang yang terkonfirmasi positif.

"Nakes ini merupakan garda terdepan merawat pasien. Ini bagian dari empati kami untuk para nakes," jelasnya. (*)

Baca juga: Warga Meninggal dan Bocah 6 Tahun di Banyumas Terdata Terima BST Kemensos, Ini yang Dilakukan Pemkab

Baca juga: Berharap Ikuti Jejak Alan, 4 Pebulutangkis PB Djarum Kudus Ditarget Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Baca juga: Polres Tegal Bekuk Komplotan Pencuri Mobil Pikap: Beraksi Dini Hari, Sasar Mobil di Halaman

Baca juga: Diserbu Pertanyaan Anak-anak Cilongok Banyumas soal Tugas Presiden, Ini yang Bikin Jokowi Tertawa

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved