Breaking News:

Berita Solo

Berujung Minta Maaf, Pemuda asal Banjarsari Solo Komentar Negatif di Medsos Ambulans Dilempar Batu

Hati-hati berkomentar di media sosial jika tak mau berurusan dengan pihak berwajib seperti yang dialami Kurnia Dwi Aprilian, warga Banjarsari, Solo.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa/Persatuan Driver Ambulan Solo Raya
Pemilik akun Facebook Kurnia Iyan menunjukkan surat pernyataan permohonan maaf atas komentar negatif, di Mapolsek Jebres, Sabtu (10/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Hati-hati berkomentar di media sosial jika tak mau berurusan dengan pihak berwajib seperti yang dialami Kurnia Dwi Aprilian (22), warga Banjarsari, Kota Solo.

Komentarnya bernada negatif di media sosial Facebook berakhir dengan permintaan maaf dan pembuatan surat pernyataan di Mapolsek Jebres, Sabtu (10/7/2021).

Pemilik akun Facebook Kurnia Iyan itu berkomentar terkait postingan ambulans milik Muhammadiyah Cawas Klaten yang dilempar batu orang tidak dikenal di Flyover Purwosari, Jumat (9/7/2021) dini hari.

Dalam komentarnya, dia menuliskan:

"ambulan kosong kon mubeng2 dinggo meden2 wargane ben d kiro leng kenek corona ben dino enek + nambah terus.
.,sory ra ngefek nggon kompungku,
.ambulan.e wae kon.en lewat ngarep omahku ko tak jak.e mletree sopir.e tak kek.i vaksin."

(Ambulan kosong diminta lalu lalang untuk menakuti warga agar dikira jumlah pasien corona bertambah terus setiap hari. Maaf, tidak ada efeknya kalau lewat kampungku. Ambulan itu suruh lewat depan rumahku, nanti sopirnya tak ajak 'mletre', tak beri vaksin).

Baca juga: Pandemi Covid Belum Teratasi, Kemenag Solo Imbau Warga Gelar Salat Iduladha di Rumah

Baca juga: Terminal Tirtonadi Solo Sediakan Layanan Swab Antigen bagi Penumpang Bus AKAP, Harganya Rp 90 Ribu

Baca juga: Resmi! Sekolah Tatap Muka di Solo Ditunda

Baca juga: Ditunda Lagi! Piala Walikota Solo 2021 Batal Kick Off Besok

Komentar pemuda ini pun membuat Ketua Persatuan Driver Ambulan Soloraya (Pedas) Nanang Khoironi turun tangan.

Apalagi, sejumlah sopir ambulans meminta klarifikasi pemilik akun Kurnia Iyan terkait maksud komentarnya.

Kedua pihak pun kemudian dibawa ke Mapolsek Jebres untuk menjalani mediasi.

Dalam pertemuan itu, Kurnia meminta maaf dan menandatangani surat pernyataan bermaterai terkait komentarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved