Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2021

Berharap Ikuti Jejak Alan, 4 Pebulutangkis PB Djarum Kudus Ditarget Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Empat atlet PB Djarum memperkuat tim bulu tangkis Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, berpose di atas podium kampiun seusai memenangi laga final French Open 2019 kontra Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China) di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Prancis, Minggu (27/10/2019). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Empat atlet PB Djarum memperkuat tim bulu tangkis Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020. Mereka adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan, Praveen Jordan, dan Melati Daeva Oktavianti.

"Kalau target (PB Djarum), yang pertama, tentunya dapat medali. Medali apa pun warnanya, Kalau bisa emas," ucap Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, dalam rilis, Jumat (23/7/2021).

Target meraih medali dari para atlet tersebut dianggap realistis. Pasalnya, pada Olimpiade Barcelona 1992, wakil Indonesia dari PB Djarum, yakni Alan Budikusuma, juga pulang membawa medali emas.

Baca juga: Sinisuka Ginting dan 6 Pebulutangkis Indonesia Bakal Debut di Olimpiade Tokyo, Ini Daftarnya

Baca juga: Dimulai 24 Juli 2021, Berikut Jadwal Laga Bulutangkis Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Baca juga: 28 Atlet Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Tokyo, Presiden Jokowi: Rakyat Menunggu Medali

Baca juga: Tokyo Berstatus Darurat Covid, Sejumlah Pertandingan Olimpiade Digelar Tanpa Penonton

Kemudian, di Olimpiade Rio 2016, pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dari PB Djarum juga mampu menyabet medali emas.

"Kalau (atlet Djarum) yang meraih perak dalam olimpiade banyak. Perunggu banyak lagi," ujar Yoppy.

Menurut Yoppy, torehan prestasi berupa medali emas yang pernah disabet atlet PB Djarum itu bisa menjadi pemacu semangat empat atlet yang kini berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

"Pasti bisa menjadi pemacu. Semua pemain bulu tangkis, cita-cita paling tinggi (berlaga di) olimpiade," kata dia.

Yoppy melanjutkan, empat atlet dari PB Djarum tersebut merupakan atlet papan atas, baik skala Indonesia bahkan dunia.

Meski begitu, hal tersebut tidak boleh membuat para atlet lengah. Pasalnya, pada Olimpiade memiliki daya magis tinggi.

Kata Yoppy, dalam olimpiade yang biasanya tidak mungkin menjadi mungkin. Yang biasanya di atas, bisa tersungkur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved