Breaking News:

Olimpiade Tokyo

28 Atlet Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Tokyo, Presiden Jokowi: Rakyat Menunggu Medali

Sebanyak 28 atlet dari delapan cabang olahraga siap berangkat dan mengikuti Olimpiade Tokyo, Jepang.

Editor: rika irawati
KONTAN
Ilustrasi Olimpiade 2020 di Tokyo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Sebanyak 28 atlet dari delapan cabang olahraga siap berangkat dan mengikuti Olimpiade Tokyo, Jepang. Mereka dilepas Presiden Joko Widodo dalam acara yang digelar secara virtual dari halaman Istana Merdeka, Kamis (8/7/2021).

Dalam sambutannya, Jokowi mendorong semangat para atlet yang akan bertanding.

Termasuk, dalam menjaga kesehatan, mengingat pertandingan dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

"Hari-hari ini, sampai ke puncak pertandingan, agar jaga kesehatan, jaga stamina, jaga motivasi, dan fokus pada pertandingan dan fokus pada prestasi," ujar Jokowi.

Baca juga: Sinisuka Ginting dan 6 Pebulutangkis Indonesia Bakal Debut di Olimpiade Tokyo, Ini Daftarnya

Baca juga: Korea Utara Absen di Olimpiade Tokyo 2021, Beralasan Ingin Lindungi Atlet dari Krisis Kesehatan

Baca juga: Uang Tiket Bakal Dikembalikan, Penyelenggara Olimpiade Tokyo Resmi Larang Penonton dari Luar Negeri

Baca juga: Indonesia Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032, Presiden: Untuk Tingkatkan Martabat Bangsa

Pada Olimpiade ini, Indonesia mengirikan atlet terbaiknya di cabang atletik, panahan, rowing, menembak, bulu tangkis, angkat besi, renang, dan selancar.

Jokowi mengatakan, sejauh ini, seluruh atlet tersebut telah bekerja keras mendapatkan hasil maksimal. Karenanya, mereka harus pulang membawa gelar juara.

"Rakyat menunggu saudara-saudara kembali ke tanah air dengan membawa medali yang membanggakan Indonesia," terang Jokowi.

Sedianya, Olimpiade Tokyo diselenggarakan tahun 2020 lalu. Namun, kondisi pandemi Covid-19 membuat gelaran olahraga terbesar di dunia itu mundur menjadi akhir Juli mendatang.

Sebagai informasi, Jepang akan mengumumkan keadaan darurat di Tokyo untuk mencoba menahan gelombang baru infeksi virus corona.

Hal ini membuat penyelenggara Olimpiade dipertimbangkan untuk dilakukan tanpa penonton di semua pertandingan.

Para ahli medis sudah menyarankan selama beberapa pekan terakhir agar Olimpiade bisa dilakukan tanpa penonton.

Baca juga: Ngeyel Layani Makan di Tempat saat PPKM Darurat, Pedagang Jahe Rempah di Kudus Didenda Rp 400 Ribu

Baca juga: Remaja asal Banyumas Dipolisikan setelah Ajak Remaja Putri asal Cilacap ke Gubug Sepi

Baca juga: Bupati Kendal dan Istri Positif Covid, Dico: Kurang Tahu Darimana Tertular

Baca juga: Sasar Janda Kaya, Warga Sumberlawang Sragen Gasak Tiga Mobil Lewat Cara Tebar Janji Nikah Siri

Ini menjadi pilihan yang paling tidak berisiko di tengah kekhawatiran publik yang meluas terkait datangnya ribuan atlet dan official yang berpotensi memicu gelombang infeksi baru.

Sebenarnya, penyelenggara Olimpiade telah melarang penonton dari luar negeri dan untuk saat ini membatasi penonton domestik dengan kapasitas 50 prsen, hingga 10.000 orang.

Pembicaraan untuk menyelesaikan pembatasan penonton diharapkan selesai pekan ini. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Lepas 28 atlet kontingen Olimpiade Tokyo, Jokowi: Jaga kesehatan fokus pada prestasi.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved