Berita Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Minta Masyarakat Jateng Tetap Tenang dan Tidak Terpengaruh Provokasi

Menurut Artanto  aksi anarkis terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah yakni Kota Semarang, Magelang Kota, dan Solo.

Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas 
PANTAU SITUASI - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melihat-lihat sekeliling kantornya usai lakukan rapat koordinasi dengan Forkompinda di Mapolda Jateng,Jumat (29/8/2025) 

TRIBUNBANYUMAS.COM,SEMARANG - Massa di Jawa Tengah seolah tak terkendali, Jumat (29/8/2025) malam.

Sejumlah kendaraan dan pos polisi dibakar.

Melihat kondisi itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi gelar rapat Forkompinda.

Luthfi mengenakan jaket hitam dan topi hitam melakukan pertemuan di Mapolda Jateng.

Rapat itu dihadiri Pangdam IV/Diponegoro, Wakapolda Jateng, dan Dandim 0733 Semarang.

Sebelumnya, Luthfi setelah mendapatkan kabar perusakan, langsung menuju kantornya, berkeliling kantornya melihat sejumlah mobil maupun motor yang dibakar dan dirusak massa.

Kejadian perusakan dapat dilihat di sekitar kantor Gubernur dan DPRD Jateng.

Pembakaran dan perusakan dilakukan massa aksi anarkis yang terjadi di kantornya, Jumat (29/8/2025).

Aksi anarkis di parkiran Gubernuran itu dimulai sekitar pukul 19.30.

Massa yang sebagian besar anak-anak muda mulai melempari batu ke arah mobil dan bangunan dari luar pagar.

Selanjutnya, massa merobohkan pintu gerbang belakang kantor Pemprov Jawa Tengah.

Sejumlah orang merangsek masuk menuju lokasi parkir mobil. 

Baca juga: Giliran Pos Polisi Simpang Lima Semarang Jadi Sasaran Amuk Massa: Kaca Berlubang, Dinding Menghitam

Pos Jaga belakang Pemprov Jateng dirusak dan dicorat-coret.

Kantin warga dan mobil terbakar usai dilepari molotov.

Belasan mobil yang terparkir juga dirusak dan dilempar batu hingga rusak parah. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved