Breaking News:

Penanganan Corona

Pak Muh Namanya, Purnawirawan Polisi Asal Semarang Ini Sudah 12 Kali Donor Plasma Konvalesen

Berbeda dengan donor darah biasa yang tiap donor berjarak tiga bulan sekali, untuk donor plasma berjarak hanya berjarak dua minggu sekali. 

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI PRIBADI PAK MUH
Muhaimin (58) atau Pak Muh purnawirawan polisi yang terakhir bertugas di Polda Jateng saat mendonorkan darah plasma konvalesen di UDD PMI Kota Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Muhaimin (58), purnawirawan polisi menjadi relawan pendonor darah plasma konvalesen di UDD PMI Kota Semarang.

Dia sudah 12 kali melakukan donor plasma seusai terpapar Covid-19.

"Donor terakhir kali pada 19 Juli 2021 atau lima hari lalu," terang pria akrab disapa Pak Muh itu kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (27/7/2021).

Purnawirawan polisi berpangkat terakhir Ipda itu rupanya sudah lama menjadi relawan donor darah

Sejauh ini dia sudah menjadi donor darah sebanyak 40 kali.

Sehingga ketika terpapar Covid-19, tak berat baginya untuk menjadi pendonor plasma konvalesen. 

Baca juga: Banyak Hotel Terancam Gulung Tikar di Kabupaten Semarang, Imbasnya Karyawan Kena PHK

Baca juga: Perayaan Hari Anak Nasional Kota Semarang Diwarnai Kabar Duka: 578 Anak Positif Covid, 5 Meninggal

Baca juga: Bantuan Sosial Tunai Kota Semarang Mulai Disalurkan, Penerima Wajib Vaksin Covid sebelum Pencairan

Baca juga: Cerita Pemilik Bisnis Peti Mati di Semarang di Tengah Pandemi: Banyak Pesanan tapi Belum Dibayar

Berbeda dengan donor darah biasa yang tiap donor berjarak tiga bulan sekali, untuk donor plasma berjarak hanya berjarak dua minggu sekali. 

"Enggak tahu sampai kapan menjadi donor plasma konvalesen."

"Selama bisa ya tetap bakalan donor plasma karena banyak yang membutuhkan," paparnya. 

Dia menyebut, pertama kali terpapar Covid-19 pada 4 Desember 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved