Breaking News:

Berita Semarang

Inspiratif! Warga Ambarawa Ini Kirim 30 Bungkus Roti setiap Hari ke Pasien Covid yang Jalani Isoman

Seorang warga Perumahan Eska Graha Ambarawa, Kabupaten Semarang, memulai aksi berbagi makanan untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/ISTIMEWA/Diah Maylan Sari
Seorang karyawan Valesca Bakery Ambarawa sedang menyiapkan roti untuk dikirim kepada warga yang menjalani isolasi mandiri di Kabupaten Semarang, Minggu (11/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Seorang warga Perumahan Eska Graha Ambarawa, Kabupaten Semarang, memulai aksi berbagi makanan untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Dia adalah Diah Maylan Sari (42), yang setiap hari mengirimkan bantuan makanan berupa roti untuk warga isoman di wilayah Kecamatan Ambarawa dan sekitarnya, secara gratis.

Diah mengatakan, awal mula tergerak membantu sesama karena suaminya Ignatius Ponco Adi, dinyatakan positif Covid-19 pada 9 Juli 2021 sehingga harus melakukan isoman.

Dia pun merasa prihatin kepada pasien yang melakukan isoman, juga keluarga yang ditinggal isoman lantaran mereka harus terpisah.

"Kebetulan, kami ada usaha roti, omzet sedang menurun. Saya izin suami dan saya posting ke media sosial yang ingin kiriman roti dapat menghubungi kami," terangnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Minggu (11/7/2021).

Baca juga: Rumah Sakit di Ambarawa dan Salatiga Mulai Kewalahan Terima Pasien Covid dan Kesulitan Dapat Oksigen

Baca juga: Dana Desa Banyubiru Semarang Habis Buat Biayai Warga Isolasi Mandiri, Begini Curhatan Pak Kades

Baca juga: Salut Buat Pak Romeo, Gratiskan Bubur Ayam Buat Warga Semarang yang Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Penambahan Tempat Isolasi Rumah Sakit di Kabupaten Semarang Terkendala Banyaknya Nakes Positif Covid

Menurutnya, bantuan roti yang didapat para warga yang sedang menjalani isoman diharapkan dapat sedikit meringankan.

Setiap hari lanjutnya, tersedia 30 bungkus roti kotak untuk pasien isoman Covid-19.

Ia menambahkan, karena keterbatasan tenaga, pengiriman bantuan dibatasi jarak maksimal 10 kilometer dari outlet Valesca Bakery di Jalan Dr Cipto Ambarawa, Kabupaten Semarang.

"Sementara ini, kami layani wilayah Ambarawa, Tuntang, Banyubiru, Jambu, Bandungan, dan kemarin paling jauh daerah Merak Mati Bawen. Sejak saya posting di Instagram, sampai Selasa (13/7/2021), kami sudah penuh," katanya.

Dia menyatakan, bantuan makanan yang diberikan secara gratis itu meliputi roti tawar dan sifon cake untuk satu keluarga atau per kepala keluarga (KK).

Roti tawar dipilih, lanjutnya, karena sebelum penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, permintaan roti tawar cukup tinggi.

Baca juga: Kalahkan Brazil 1-0, Argentina Raih Gelar Copa America 2020. Penantian Messi 16 Tahun Terbayar

Baca juga: Berikut Manfaat Buah dan Sayur Berdasarkan Warna: Perlu Rotasi untuk Penuhi Nutrisi Tubuh

Baca juga: Mulai 12 Juli, Vaksinasi Covid Berbayar Tersedia di Kimia Farma. Berikut Harga dan Lokasinya

Baca juga: Silpa Bebas Kendal Tembus Rp 57 Miliar, Dewan Minta Ada Alokasi bagi Tenaga Pemulasara Jenazah Covid

Rata-rata, mereka membeli sebagai stok untuk warga isoman.

"Sekarang, puji syukur kami juga dibantu relawan dari pengemudi ojek online. Mereka rata-rata tergerak karena ada keluarga pernah terpapar Covid-19. Bantuan makanan ini kami buka sampai 20 Juli mendatang," ujarnya.

Diah mengungkapkan, untuk mendapatkan bantuan makanan tambahan bagi warga isoman harus mengirim foto hasil tes PCR positif Covid-19 disertai KTP dan alamat yang sesuai. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved